5 PENYAKIT yang menyerang sistem reproduksi pria dan wanita sebaiknya diketahui oleh setiap orang. Seperti diketahui, penyakit pada sistem reproduksi ini bisanya hasil produksi hormon yang tidak normal.
Sistem reproduksi memiliki struktur dan fungsi berbeda, dirancang untuk pembuahan sel telur dan sperma yang dapat menimbulkan kehamilan. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengetahui penyakit untuk mencegah adanya gangguan yang akan membahayakan diri, sistem reproduksi dan kehamilan.
5 Penyakit yang Menyerang Sistem Reproduksi Pria dan Wanita,

1. Kanker Serviks
Kanker serviks merupakan penyakit yang berkembang melalui sel-sel leher rahim secara perlahan yang meliputi bagian bawah dan ujung sempit rahim. Fungsi leher Rahim yaitu menghubungkan Rahim dengan vagina. Sebelum kanker muncul, sel-sel Rahim akan mengalami displansia merupakan sel-sel ubnormal yang bertumpuk pada jaringan leher rahim hingga tumbuh sel kanker yang menyebar pada leher rahim dan sekitarnya.
2. HIV/AIDS
AIDS merupakan penyakit yang mengancam jiwa disebabkan karena HIV yang dapat merusak system kekebalan tubuh dan mengganggu tubuh dalam melawan penyakit dan infeksi lainnya. HIV biasa muncul karena tertular melalui hubungan seksual, adanya kontak darah dengan penderita, juga bisa dari pengomsumsian obat-obat terlarang, dan penggunaan jarum suntik secara bergantian. Saat ini obat untuk HIV/AIDS belum ditemukan, namun terdapat obat untuk mengendalikan perkembangan penyakit tersebut.
HIV adalah infeksi menular seksual (IMS). Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi dan dari penggunaan obat-obatan terlarang atau penggunaan jarum suntik secara bergantian. Penyakit ini juga dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Tanpa pengobatan, mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun sebelum HIV melemahkan sistem kekebalan Anda hingga Anda mengidap AIDS.
BACA JUGA:
3. Mioma Uteri
Mioma Uteri disebut juga Fibroid Rahim merupakan munculnya pertumbuhan rahin non-kanker pada masa subur. Penyakit ini tidak memiliki hubungan dengan kanker Rahim. Beberapa fibroid akan membesarkan rahim sampai pada tulang rusuk yang menyebabkan pertambahan berat badan. Penyakit ini terkadang tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang tidak menyadari jika mengidap penyakit tersebut.
4. Difungsi Ereksi
Difungsi ereksi merupakan penyakit ketidakmampuan laki-laki untuk mendapatkan ereksi untuk berhubungan intim. Penyakit ini dapat menyebabkan stres dan membuat penderita merasa tidak percaya diri saat melakukan hubungan. Penyakit ini juga merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung. Lakukan konsultasi pada dokter karena penyakit ini membutuhkan perawatan.
5. Peyronie
Peyronier merupakan penyakit non-kanker disebabkan karena jaringan parut berserat yang berkembang pada kemaluan yang dapat menimbulkan ereksi melengkung dan menyakitkan. Hal ini menjadi penghalang dalam melakukan hubungan suami istri.
(Dyah Ratna Meta Novia)