Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Bahaya Saat Tidak Sengaja Menelan Nyamuk?

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Minggu, 06 Agustus 2023 |11:06 WIB
 Apa Bahaya Saat Tidak Sengaja Menelan Nyamuk?
Nyamuk tak sengaja ketelan. (Foto: Freepik)
A
A
A

KAMU mungkin pernah merasakan tidak sengaja menelan nyamuk. Seringkali hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri saat menelan serangga satu ini.

Lantas, sebenarnya apakah berbahaya saat tidak sengaja menelan nyamuk?

Ahli mikrobiologi, ahli patologi, dan Direktur Laboratorium Parasitologi Klinis di Mayo Clinic di Rochester, Bobbi Pritt, M.D., pernah membahas kapan menelan serangga dianggap berbahaya atau tidak dalam kolom The Wall Street Journal berjudul, "Burning Question".

nyamuk

Menurut Dr. Pritt, sebagian besar, sengaja atau tidak sengaja menelan serangga seperti nyamuk bukanlah sesuatu hal yang perlu dikhawatirkan.

Sama seperti ketika mencerna makanan, secara umum, tubuh kita akan mencerna arthropoda, yang meliputi arakhnida seperti laba-laba, tungau, dan kutu, serta serangga seperti agas, lalat, nyamuk, kutu, dan kutu busuk, meski beberapa diantaranya bisa menyebabkan masalah pencernaan.

“Makan serangga sesekali mungkin tidak akan menjadi masalah bagi kebanyakan orang,” ujar Dr. Pritt, dilansir dari laman Mayocliniclabs.

 BACA JUGA:

Dr.Pritt menyebut, jika tidak sengaja tertelan, nyamuk biasanya langsung mati, hancur dan tercerna oleh asam lambung dan tidak terserap ke pembuluh darah, kemudian keluar sebagai kotoran.

Namun, pengecualian untuk jenis serangga tertentu yang bisa menyengat atau menggigit seperti lebah, tawon, semut api, dan beberapa jenis ulat. Kamu tentu bisa mengalami masalah tertentu jika sengaja atau tidak sengaja menelannya.

 BACA JUGA:

“Biasanya memakan satu hanya akan menyebabkan rasa sakit ringan dan pembengkakan lokal jika menggigit atau menyengat Anda,” kata Dr. Pritt.

Bahkan, menurut Dr.Pritt, bagi orang yang alergi, menelan beberapa jenis serangga yang menyengat tersebut bisa menyebabkan munculnya biduran, pembengkakan pada wajah, tenggorokan atau mulut, sulit bernafas, pusing, penurunan tekanan darah bahkan serangan jantung.

“Jika mereka tidak memiliki EpiPen, memakan serangga yang membuat mereka alergi bisa berakibat fatal,” katanya.

Sementara, jika menelan jenis serangga lain yang tidak menyengat, seperti kecoa, dapat menyebabkan kesulitan bernapas saat potongannya terhirup, terutama pada penderita asma.

Dan beberapa arthropoda biasanya secara pasif membawa bakteri di kaki dan tubuhnya. Misalnya saja Lalat yang bisa membawa Shigella, bakteri yang bisa menyebabkan diare parah.

“Jika ini terjadi, biasanya sembuh sendiri dalam waktu seminggu, tetapi jika parah, mungkin memerlukan antibiotik,” kata Dr. Pritt.

Lalu, jika sengaja atau tidak sengaja menelan kutu dan kumbang, tubuh kamu kemungkinan akan menjadi sarang bagi beberapa jenis cacing pita.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement