KASUShepatitis C masih cukup banyak terjadi di Indonesia. Seperti diketahui, hepatitis C adalah infeksi hati yang dapat menyebabkan kerusakan hati serius.
Penyakit ini muncul karena disebabkan oleh virus hepatitis C. Mirisnya sekitar 2,4 juta orang di Amerika Serikat (AS) mengidap penyakit ini. Penyakit ini memang menyebabkan beberapa gejala, namun sebagian besar dari masyarakat tidak menyadari telah terinfeksi penyakit ini.
Virus hepatitis menyebar melalui darah atau cairan tubuh orang yang terinfeksi. Jenis virus hepatitis C yang paling umum adalah tipe 1. Mereka merespons pengobatan secara berbeda. Lantas apa sajakah gejala hepatitis C? Merangkum dari WebMd, Kamis (8/3/2023) berikut ulasannya.
Berusia 18 tahun ke atas (Dapatkan tes setidaknya sekali seumur hidup)
Sedang hamil (Dapatkan tes selama setiap kehamilan.)
Menerima darah dari pendonor yang mengidap penyakit tersebut
Saat ini menyuntikkan narkoba (Tes secara teratur)
Pernah menyuntikkan atau menghirup narkoba (Harus diperiksa secara teratur jika masih menggunakan narkoba)
Memiliki transfusi darah atau transplantasi organ sebelum Juli 1992
Menerima produk darah yang digunakan untuk mengobati masalah pembekuan darah sebelum tahun 1987
Telah terpapar darah dari seseorang yang menderita hepatitis C
Telah menjalani dialisis ginjal jangka panjang
Memiliki tes hati yang tidak normal atau penyakit hati
Memiliki HIV
Lahir dari ibu yang mengidap hepatitis C
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari