MEMAHAMI makna sejarah Hari Kanker Paru-Paru sedunia 1 Agustus 2023 menarik untuk diulas. Berdasarkan catatan National Today, pada 2020 secara global ada 1,80 juta orang meninggal karena kanker paru-paru dan 2,21 juta merupakan kasus baru dilaporkan.
Lantas, bagaimana munculnya sejarah Hari Kanker Paru-Paru Sedunia 1 Agustus? Dilansir dari berbagai sumber, pada awal abad ke-19 para dokter menjelaskan adanya penyakit langka bernama kanker paru-paru.
Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa sekira 1% hingga 2% populasi telah terinfeksi penyakit ini. Meski demikian, pada awal abad ke-20 masih jarang, namun dilaporkan telah menjadi penyebab utama kematian pria di 25 negara.

Dalam buku Springer Handbook of Special Pathology dijelaskan, kenaikan angka kematian tersebut bisa terjadi karena udara yang semakin tercemar, frekuensi lalu lintas makin tinggi, dan paparan gas selama Perang Dunia I yang menambah parah keadaan.
Sementara itu, berdasarkan penelitian tahun 1940-an merokok dianggap sebagai salah satu faktor penyebab kanker paru-paru. Hal ini terjadi karena adanya efek buruk nikotin dan tembakau pada tubuh.
Dalam buku Springer Handbook of Special Pathology dijelaskan, kenaikan angka kematian tersebut bisa terjadi karena udara yang semakin tercemar, frekuensi lalu lintas makin tinggi, dan paparan gas selama Perang Dunia I yang menambah parah keadaan.
Sementara itu, berdasarkan penelitian tahun 1940-an merokok dianggap sebagai salah satu faktor penyebab kanker paru-paru. Hal ini terjadi karena adanya efek buruk nikotin dan tembakau pada tubuh.
Seiring berjalannya waktu, masyarakat dunia semakin sadar akan bahaya kanker paru-paru di dalam tubuh. Atas hal itu, pada 1 Agustus 2012 lahirlah Hari Kanker Paru-paru Sedunia atau World Lung Cancer Day yang diinisiasi oleh Lung Cancer Alliance (LCA). Peringatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran tentang kanker paru dan cara perawatannya secara keseluruhan.
Setiap tahunnya, peringatan ini memiliki tema berbeda. Pada tahun ini, Hari Kanker Paru-paru Sedunia mengusung sub tema Living With Lung Cancer.
Demikian sejarah Hari Kanker Paru-Paru sedunia 1 Agustus.
(RIN)
(Rani Hardjanti)