SEBUAH studi mengenai apakah tidur siang bisa menurunkan kolesterol ini bisa meningkatkan kesehatan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh SleepTrusted,menemukan bahwa terlalu sedikit tidur berdampak negatif pada kadar lipid.
Dilansir Healthline, dalam penelitian ini melibatkan 1.666 pria dan 2.329 wanita berusia 20 tahun ini ternyata hanya tidur lima jam dalam sehari. Hal ini meningkatkan risiko kolesterol dikarenakan tingginya kadar Low Density Lipoprotein (LDL).
Untuk itu, apakah tidur siang bisa menurunkan kolesterol memang terbukti dalam meningkatkan kesehatan tubuh. Sebab, terlalu sedikit tidur juga menyebabkan tingginya kadar kolesterol LDL, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.
Selain itu, para peneliti menemukan bahwa mendengkur dikaitkan dengan kadar kolesterol baik HDL yang lebih rendah.
Selain itu, peneliti menentukan bahwa kurang tidur menyebabkan peningkatan nafsu makan makanan tinggi kolesterol, penurunan aktivitas fisik, dan peningkatan tingkat stres. Apalagi, wanita muda lebih besar rentan dengan kolesterol tinggi dibanding pria muda. Menariknya, kadar kolesterol dalam kelompok ini meningkat setiap jam tambahan tidur.
Dalam sebagian besar studi ini, para peneliti menjelaskan bahwa pilihan gaya hidup lain berkontribusi terhadap kadar kolesterol tinggi. Beberapa orang dengan kebiasaan tidur yang buruk juga melakukan aktivitas lain yang mungkin meningkatkan risikonya, seperti merokok, pola makan yang buruk, atau olahraga ringan.
Jika merasa kolesterol di tubuh tinggi segera periksa ke dokter dan melakukan berbagai upaya untuk menurunkannya.Berikut ini cara mencegah kolesterol tanpa menggunakan obat:
1. Menjaga Berat Badan Ideal
Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Maka dari itu, Anda disarankan untuk mengontrol berat badan untuk menjaga kadar kolesterol normal.
2. Rutin Berolahraga
Rutin olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk menurunkan dan menjaga berat badan ideal. Lebih dari itu, olahraga yang dilakukan secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.
3. Kelola Stres
Jika mendapatkan tekanan pekerjaan atau tekanan dari rumah, Anda harus belajar mengelola stres. Diketahui bahwa kondisi stres dalam waktu yang lama dapat membawa dampak negatif pada tubuh, salah satunya meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam tubuh. Ketika sedang stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang dapat memengaruhi kadar kolesterol.
4. Menghentikan Kebiasaan Merokok
Hobi merokok menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh meningkat. Hal ini terjadi karena zat nikotin yang terkandung dalam rokok dapat menghambat perjalanan kolesterol menuju hati untuk proses penyaringan. Akibatnya, kolesterol menumpuk di pembuluh darah, menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
5. Konsumsi Makanan Penurun Kolesterol
Beberapa pilihan makanan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, yaitu sayuran hijau, beras merah, pisang, kedelai, kacang-kacangan, hingga ikan salmon. Selain itu, mengonsumsi rempah-rempah, seperti jahe dan bawang putih juga diketahui dapat meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.