Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Daging Sapi Terinfeksi Antraks Direbus Selama Satu Jam, Aman Dikonsumsi?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |07:47 WIB
Apakah Daging Sapi Terinfeksi Antraks Direbus Selama Satu Jam, Aman Dikonsumsi?
Daging sapi rebus (Foto: Braised beef)
A
A
A

BANYAK warga yang masih tidak paham betapa mengonsumsi daging sapi yang sakit bisa menimbulkan penyakit. Bahkan konsumsi daging sapi yang terinfeksi antraks bisa berakibat fatal.

Memang ada pertanyaan, apakah konsumsi daging sapi terinfeksi antraks yang sudah direbus selama satu jam, aman dikonsumsi?

 sapi

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Syamsul Ma’arif menegaskan, daging yang terinfeksi antraks tidak aman dikonsumsi oleh manusia.

Bahkan, menurutnya, daging yang terkontaminasi bakteri penyebab antraks pantang dibuka, apalagi untuk dikonsumsi meskipun sudah melalui proses perebusan selama 1 jam.

Syamsul menyebut, saat dibuka saja, bakteri penyebab antraks tersebut akan membuat spora yang justru membuatnya bisa hidup bertahun-tahun lamanya. Bahkan, dengan suhu berapapun.

“Kita tahu sifat bakteri antraks tadi, makanya dilarang, begitu hewan mati karena antraks, tidak boleh dibuka. Kalau itu dibuka, itu bakterinya langsung membuat spora yang bisa tahan bertahun-tahun dan dengan suhu berapapun,” ujar Syamsul, dalam jumpa pers yang digelar Kemenkes secara daring.

“Sehingga kalau ditanya, pak kalau direbus aman nggak? Nggak aman ya, tidak aman! Dan itu bisa berbahaya,” tegasnya lagi.

Syamsul kembali menegaskan, spora yang terbentuk dari bakteri penyebab antraks tersebut juga tak hanya bisa bertahan selama bertahun-tahun di suhu yang panas, namun juga bisa bertahan dengan proses kimiawi seperti apapun.

 BACA JUGA:

“Jangankan direbus ya. Saat membuka aja itu nggak boleh. Saat dibuka itu dia perubahan iklim atau suasana atau lingkungan itu dia sudah langsung membentuk spora yang menahan dirinya dengan perlakuan-perlakuan fisik maupun kimiawi itu bisa tertahan,” paparnya.

 BACA JUGA:

“Nah apalagi kalau ditanyakan pak bisa nggak itu dagingnya direbus terus aman dikonsumsi? Tidak boleh dilakukan itu!,” lanjutnya.

Pernyataan senada juga pernah diungkapkan oleh WHO yang menyebut bahwa setiap hewan yang sakit, berperilaku aneh atau mati mendadak, tidak boleh dikonsumsi atau digunakan untuk membuat produk apa pun.

Pasalnya, hewan tersebut memiliki kemungkinan telah meninggal karena penyakit menular. Pedoman ini diimbau agar diikuti agar dapat melindungi produk hewani dan orang yang terlibat dalam penanganannya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement