Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes Ungkap Jurus Jitu Cegah Pandemi Berikutnya: Jangan Tunggu Patogen Loncat ke Manusia

Annastasya Rizqa , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2023 |20:40 WIB
Menkes Ungkap Jurus Jitu Cegah Pandemi Berikutnya: Jangan Tunggu Patogen Loncat ke Manusia
Menkes Budi (Foto: YouTube/Sekretariat Kabinet RI)
A
A
A

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menemukan satu poin penting dari terjadinya bencana pandemi Covid-19. Adalah perpindahan patogen penyebab penyakit dari hewan ke manusia yang perlu dicegah.

Ya, kabar beredar bahwa Covid-19 awalnya dari kelelawar dan patogen yang ada di hewan itu berpindah ke manusia. Dari sana pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia.

Menkes Budi

"Jadi, pelajaran yang bisa diambil dari pandemi Covid-19 adalah jangan tunggu patogen loncat ke manusia," jelas Menkes Budi dalam tayangan Youtube Sekretariat Kabinet RI, Senin malam (3/7/2023).

Jika patogen itu sudah loncat ke manusia, lanjut Menkes Budi, penanganan dan pencegahannya akan lebih susah. Beda cerita kalau patogennya sudah dicegah loncat ke manusia.

"Makanya di KTT Asean 2023, kami mengusulkan untuk upaya identifikasi semua hewan yang berisiko membawa patogen berbahaya ke manusia," ungkap Menkes.

"Dari hewan itu, kita identifikasi juga top 3 patogen yang paling memungkinkan loncat ke manusia. Hewan yang diambil juga yang paling dekat dengan manusia, seperti kucing, anjing, burung, atau ayam," sambungnya.

Dengan begitu, diharapkan lompatan patogen dari hewan ke manusia bisa dicegah. Alhasil, kemunculan penyakit baru atau pandemi di Indonesia bisa diminimalisir.

"Dari proses idemtifikasi itu, kami lakukan whole genome sequencing. Dari sana akan bisa dibuat vaksin dan obatnya," tambah Menkes Budi.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement