IMBAUAN untuk rutin memakai sunscreen sering terdengar beberapa waktu belakangan ini, seiring dengan suhu panas yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia.
Ya, pemakaian sunscreen sehari-hari memang penting dan wajib sebagai salah satu upaya melindungi kulit dari kerusakan seperti sunburn atau kulit terbakar hingga kanker kulit, akibat paparan sinar matahari terik.
Menurut Food and Drug Administration (FDA) AS, tabir surya yang baik dengan agen penghambat UVA dan UVB yang kuat bisa bantu mencegah kulit jadi terbakar, meminimalkan perkembangan keriput dan tanda penuaan lainnya, hingga mengurangi risiko kanker kulit.
Namun yang patut diperhatikan adalah cara pemakaian yang tepat, bahkan sunscreen terbaik pun tak bisa melindungi kulit dengan optimal jika tidak diaplikasikan dengan benar. Faktanya, ada sederet kesalahan dalam memakai sunscreen yang bisa merusak kesehatan kulit. Melansir Everyday Health, Selas (2/5/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Ross Radusky, MD, simak ulasannya di bawah ini.
1. Baru pakai saat di luar rumah: Sangat keliru jika baru mengoleskan tabir surya jika sudah di luar rumah. Sebab, aturan yang tepat adalah sunscreen dipakai setidaknya 20 menit sebelum kita keluar rumah. Hal ini, diungkap dokter kulit Leslie Baumann, MD, karena kulit membutuhkan waktu lama untuk menyerap bahan pelindung tersebut.
2. Terlalu irit: Maksudnya di sini, terlalu sedikit saat mengaplikasikan sunscreen ke kulit. Padahal untuk mendapatkan perlindungan SPF yang optimal, hanya sedikit olesan saja tidak akan berhasil.
Kebanyakan orang mengaplikasikan terlalu sedikit, yang bisa menghasilkan SPF yang lebih rendah.
3. Melewatkan area kulit yang penting: Bukan hanya area wajah, tapi pakai sunscreen yang tepat adalah sunscreen harus diaplikasikan ke semua area kulit yang akan terkena sinar matahari. Merujuk pada studi yang diterbitkan pada April 2019 di jurnal PLoS One, menemukan bahwa hampir 20 persen orang tidak mengoleskan tabir surya ke kelopak mata dan para peserta ini tak tahu kalau ternyata area ini juga penting untuk dipakaikan tabir surya.
Selain wajah, kelopak mata, sunscreen juga harus diaplikasikan ke area bibir. Padahal area ini adalah area yang rentan terhadap kerusakan karena tidak memiliki banyak melanin (pigmen pelindung yang bertanggung jawab memberi warna pada kulit, rambut, dan mata)
4. Tidak re-apply: Golden rule pakai sunscreen adalah, dioles atau diaplikasikan kembali setidaknya tiap per 2 jam sekali, dan bisa lebih sering jika Anda tipe orang yang banyak berkeringat atau saat berolahraga renang. Mengingat, tabir surya berlabel "tahan air" pun hanya bisa mempertahankan SPF hingga 80 menit saja. Re-apply sunscreen membantu agar bisa mendapat cakupan keseluruhan perlindungan yang lebih merata.
5. Tidak rata: Ya, mengoles atau mengaplikasikan tabir surya tidak secara merata juga bisa merusak kesehatan kulit karena artinya kulit tak mendapatkan perlindungan yang seharusnya.
6. Tak pakai sunscreen saat mendung: Cuaca mendung bukan berarti tidak ada paparan sinar matahari. Bahkan saat matahari tidak terlihat pun, 80 persen sinar UV-nya masih bisa mengenai kulit.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.