Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca-Lebaran, Ahli Epidemiologi Minta Masyarakat Jaga Prokes!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 26 April 2023 |12:37 WIB
 Waspada Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca-Lebaran, Ahli Epidemiologi Minta Masyarakat Jaga Prokes!
Masyarakat diminta jaga prokes (Foto: Inside editon )
A
A
A

ARUS Balik dari kampung halaman sudah mulai banyak terjadi, warga DKI Jakarta pun tak lama lagi akan memulai segala aktivitasnya kembali. Mengingat perjalanan dari luar kota (kampung) memungkinkan seseorang terinfeksi virus Covid-19.

Ahli Epidemiologi dr Dicky Budiman mengingatkan agar mewaspadai adanya kenaikan kasus pasca-lebaran tahun ini. Sehingga ia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes), dengan tujuan melindungi diri sendiri dan kelompok rentan seperti lanjut usia juga anak-anak.

 jaga prokes

"Mengingatkan pasca-lebaran, kita harus lebih berhati-hati. Dengan mematuhi protokol kesehatan agar bisa melindungi lebih kelompok berisiko mengalami infeksi," kata dr Dicky.

Sejauh ini, berdasarkan pengamatannya, varian Arcturus untuk di Indonesia tidak terlalu signifikan berdampak. Hal ini ditunjang dari sistem kekebalan tubuh (imunitas) sudah dimiliki masyarakat, tapi ada kelompok sangat rentan harus dilindungi.

Jika tidak akan terjadi kegawatdarurutan, mereka yang memiliki penyakit bawaan (komorbid) dan orang -orang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Secara umum sebetulnya Arcturus ini dampaknya pada populasi yang sudah punya imunitas seperti Indonesia ini tidak terlalu berdampak signifikan. Kalau pada kelompok rawan seperti lansia dan anak-anak (di bawah 3 tahun) bisa serius," jelasnya.

 BACA JUGA:

Menurutnya belum ada laporan kematian akibat Arcturus di Indonesia, hanya saja ia ketahui baru ada di negara tetangga yaitu Thailand.

 BACA JUGA:

Sehubungan dengan ini, ia juga mengingatkan seperti apa gejala dari Arcturus atau XBB 1.16 ini yang mudah menular. Jadi sorotan dunia karena banyak menyerang anak-anak di India dengan gejala baru seperti mata merah.

"Pada umumnya untuk gejala diare ini tidak terlalu berat dan bervariasi dan juga disertai dengan mual dan muntah dan gejala lainnya yang relatif sama. Hanya sedikit jadi pengamatan saat ini arcturus itu memang ditemukan di India memang banyak menyerang anak-anak memiliki gangguan di mata," jelasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement