Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisakah Penderita Anemia Disembuhkan?

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 05 April 2023 |05:00 WIB
Bisakah Penderita Anemia Disembuhkan?
Penyakit anemia bisa disembuhkan? (foto: Istimewa)
A
A
A

TAK banyak yang menganggap berbahaya penyakit anemia. Ini yang membuat tidak semua orang paham bahwa mereka memiliki anemia. Banyak yang tidak sadar ketika mendapatkan penyakit tersebut.

Anemia sendiri, merupakan salah satu penyakit yang kerap diderita masyarakat Indonesia. Penyakit yang disebabkan karena kekurangan darah merah ini, akan berakibat fatal jika tidak ditangani dengan serius.

 BACA JUGA:

Penyakit anemia bersifat sementara atau jangka panjang dan bisa berkisar dari ringan hingga berat. Tidak perlu khawatir, anemia adalah kondisi yang tergolong mudah disembuhkan. Umumnya, perawatannya mencakup konsumsi suplemen, makan-makanan sehat hingga menjalani prosedur medis.

 Anemia

Untuk itu gaya hidup alami berpontensi menyembuhkan anemia. Gaya hidup alami seperti rutin mengonsumsi sayuran dan buah, dapat meningkatkan jumlah sel darah atau hemoglobin. Sehingga gangguan anemia pun pelan-pelan bisa diminimalisir dan akhirnya sembuh.

 BACA JUGA:

Lalu, mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi anemia. Pasalnya kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya akan mengstabilkan jumlah sel darah dalam tubuh. Lain itu, daging merah juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi,

Lanjut untuk mengonsumsi jus sayuran juga efektif untuk menyembuhkan anemia seseorang. Di mana perhatian Anda bisa diarahkan pada segelas jus bit atau bayam yang dicampur madu.

Selain itu kurangi mengonsumsikopi dan teh dapat secara drastis mengurangi jumlah zat besi yang diserap dari makanan Anda. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan penurunan 62 persen dalam penyerapan zat besi ketika teh dikonsumsi dengan makanan.

Namun, ada pendapat bahwa zat besi bisa diperoleh dari sumber daging, dan itu tidak terpengaruh oleh konsumsi kopi atau teh. Tetapi vegetarian dan vegan, zat besi nabati Anda yang berbasis tanaman sangat dipengaruhi oleh minuman ini.

Salah satu cara instan untuk mengobati anemia adalah dengan mengonsumi obat-obatan penambah darah. Meski demikian mengobati anemia tidak harus dengan mengonsumsi obat-obatan.

Lalu, mengonsumsi akan lebih banyak zat besi. Namun, apakah Anda benar-benar tahu berapa banyak zat besi yang Anda butuhkan? Seorang wanita remaja membutuhkan 15-18 mg zat besi per hari, sementara pria di usia remaja membutuhkan antara 8-11 mg.

Untuk referensi, telur hanya memiliki 0,6 mg zat besi. Terutama jika Anda vegetarian atau vegan, penting untuk memfokuskan diet Anda pada makanan kaya zat besi. Zat besi dari daging lebih baik diserap oleh tubuh kita daripada zat besi dari tanaman. Untuk pemakan daging dan makanan laut, sumber zat besi yang baik adalah daging sapi, daging unggas, kerang, tiram, udang, dan sarden.

Sementara vegetarian harus makan banyak telur, dan bergabung dengan vegan dalam mengonsumsi biji-bijian, sayuran bertepung (seperti kentang), kacang kedelai atau edamame, tahu, sayuran hijau gelap, kacang dan kacang polong, kacang-kacangan dan buah kering.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement