Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Kelelahan Bisa Jadi Penyebab Orang Meninggal?

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 16 Maret 2023 |05:00 WIB
Benarkah Kelelahan Bisa Jadi Penyebab Orang Meninggal?
Kelelahan. (foto: Istimewa)
A
A
A

KELELAHAN bisa terjadi pada siapa saja. Entah itu karena berolahraga, overwork, dan lain sebagainya. Banyak orang yang kerap lupa diri ketika bekerja, akibatnya mereka pun mengalami overwork. Overwork memang cukup berbahaya, pasalnya jika seseorang kelelahan kesehatannya pun akan menglami penurunan drastis. Tapi, apakah kelelahan bisa menyebabkan kematian?

Dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP(K) yang merupakan Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Medik Pusat Jantung Nasional RS Harapan Kita mengatakan, kelelahan tidak menyebabkan orang sehat meninggal mendadak.

 BACA JUGA:

"Tidak bisa (meninggal mendadak karena kelelahan) kalau orangnya sehat, tanpa ada kelainan genetik, tanpa ada kelainan bawaan, tanpa kelainan penyakit lainnya. Lihat saja orang yang lari maraton, kan enggak meninggal. Satu atau dua kasus ada yang meninggal, selalu ada penyebabnya," kata Dicky seperti dilansir dari Antara, beberapa waktu lalu.

 kelelahan

Menurut Dicky, mereka yang meninggal secara mendadak ada kalanya karena gangguan kesehatan lain yang berhubungan dengan kinerja jantung, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

 BACA JUGA:

"Hipertensi bikin jantung bengkak, cepat capek. Hipertensi sendiri mungkin enggak langsung bikin meninggal, tapi kalau enggak terkontrol dan pasiennya kelelahan, jantungnya harus kerja keras melawan hipertensinya, suatu saat jantungnya udah enggak sanggup," ujar Dicky.

"Jadi yang membuat meninggal mendadak itu seberapa besar penyakit tersebut mempengaruhi jantung," tegasnya.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Dony Yugo, SpJP dari rumah sakit yang sama menambahkan, gangguan irama jantung juga menjadi salah satu kondisi penyebab seseorang meninggal mendadak.

"Gangguan irama jantung bisa bikin jantung berhenti, Istilahnya, jantung bisa berdenyut karena listrik. Kalau listriknya korslet, ya sudah, jantungnya berhenti. Apa yang menyebabkan listriknya korslet? Contohnya jantung koroner, serangan jantung, itu bisa bikin korslet listriknya atau gangguan irama," jelas Dony.

Untuk itu, baik Dicky maupun Dony, sama-sama menyarankan untuk rajin melakukan cek kesehatan, terlebih jika sudah mengetahui ada riwayat penyakit jantung.

 kelelahan

"Kalau memang punya sakit jantung, perlu pemeriksaan yang baik. Nanti dinilai apa yang mesti dilakukan supaya jantungnya lebih aman untuk bekerja, dan seberapa kuat. Jangan hanya minum obat, enggak bisa begitu," ujar Dicky.

"Nomor satu, intinya adalah medical check up. Usia di atas 30 tahun harus medical check up, Cek kolesterol kita berapa, tensinya, gulanya, harus selalu dicek. Kedua, ya gaya hidup sehat, stop merokok, makan bergizi, sama olahraga teratur 3-5 kali seminggu dan setiap olahraga minimal 30 menit," kata Dony menambahkan.

(Vivin Lizetha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement