Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Desember 2022, Waspada 4 Penyakit Ini

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 29 Desember 2022 |07:00 WIB
Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Desember 2022, Waspada 4 Penyakit Ini
cuaca ekstrem, (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan akan potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia mulai dari 28 Desember hingga 30 Desember mendatang.

Dari cuaca ekstrem ini kemungkinan bisa menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi yakni banjir, genangan, dan tanah longsor. Berdasarkan prakiraan berbasis dampak Impact-Based Forecast (IBF), daerah yang ditetapkan berstatus siaga pada periode 28 sampaoi 30 Desember 2022 tersebut, yakni sebagian Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT.

“Wilayah tersebut diprakirakan bisa mengalami hujan lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan resminya, Rabu (28/12/2022).

Bukan hanya bencana alam, cuaca ekstrem ini juga menghadirkan ancaman kesehatan bagi banyak orang. Lantas penyakit apa saja yang rawan menyerang di cuaca ekstrem? Berikut ulasannya dirangkum dari Mayo Clinic, Dinas Kesehatan Kalbar, dan Health NY, Kamis (29/12/2022).

1. Demam berdarah (DBD): penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit tergolong rentan, muncul di musim pancaroba, musim hujan, atau cuaca ekstrem saat ini. Cuaca yang tak menentu, kadang hujan deras seharian kadang bisa panas terik menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes untuk berkembang biak. Akibatnya, penularan DBD pun lebih mudah terjadi.

2. Sakit tenggorokan: Mengutip Mayo Clinic, kondisi ini disebabkan dari virus pilek dan flu biasa terjadi dicuaca ekstrem. Tapi bisa juga dipicu oleh sederet penyebab lainnya, meliputi alergi misalnya bulu hewan peliharaan, jamur, debu, dan serbuk sari bisa menyebabkan sakit tenggorokan dan juga udara kering, ya udara dalam ruangan yang kering dapat membuat tenggorokan kita jadi terasa kasar dan gatal. Bernapas melalui mulut, seringkali karena hidung tersumbat kronis juga bisa menyebabkan tenggorokan kering dan sakit.

3. Flu: Bukan hanya karena musim atau cuaca yang dingin, namun ketika sedang hangat juga bisa memicu sakit flu. Flu disebabkan oleh sekelompok virus influenza, yang umumnya menyebar dari orang ke orang melalui batuk dan bersin. Gejala flu yang banyak dialami adalah demam, kedinginan seperti emriang, nyeri tubuh, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan kelelahan yang ekstrem.

4. Leptospirosis: Nah ini adalah penyakit yang kerap dialami saat musim penghujan, disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini bisa menyebar melalui air urin atau darah hewan yang terinfeksi yang bisa menjadi perantara penyebaran leptospirosis, mulai dari tikus, sapi, anjing, dan babi.

Jika seseorang terserang leptospirosis, biasanya akan mengalami demam, sakit kepala, menggigil, muntah, sakit kuning, anemia dan terkadang ruam. Menukil lama resmi Departemen Kesehatan New York, dikatakan Leptospirosis ini terutama menyerang petani, dokter hewan, pekerja saluran pembuangan atau orang lain yang pekerjaannya melibatkan kontak dengan hewan, terutama tikus.

 BACA JUGA:Bisakah Sembuhkan Kanker dengan Pengobatan Herbal?

BACA JUGA:Indra Bekti Alami Pendarahan Otak, Apa Saja Komplikasinya?

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement