EKS asisten Panji Petualang, Alprih Priyono, meninggal dunia pada Senin, 19 Desember 2022 lalu. Alprih yang juga berprofesi sebagai pawang ular ini diketahui meninggal dunia lantaran digigit King Cobra.
Kabar meninggalnya mantan asisten Panji Petualang itu diketahui melalui rekannya, Galuh Cuisine yang juga merupakan seorang YouTuber.

Ia menjelaskan, Alprih meninggal setelah sebelumnya mendapat perawatan di rumah sakit usai digigit King Cobra.
Unggahan tersebut sontak dibanjiri oleh komentar sedih para netizen. Bahkan tak sedikit yang mengingat keceriaan seorang Alprih kala masih bekerja dengan Panji Petualang.
BACA JUGA:1 Keluarga di Magelang Tewas Diduga karena Diracun, Ini 7 Cara Menolong Orang yang Keracunan
Lalu seberapa bahaya digigit king cobra?
Dilansir dari Mathrubhumi, gigitan king cobra yang beracun sangat berbahaya. Korban bisa meninggal dalam waktu 30 menit.
Satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa korban dari gigitan king cobra adalah dengan menyuntikkan anti-venom yang tepat segera setelah pasien digigit atau memakaikan respirator buatan.
Lalu apa saja gejala gigitan ular beracun?
Dikutip dari Natural History Museum, berikut ini gejalanya.
-Terdapat luka tusukan dari gigi ular
-Memar dan bengkak di sekitar gigitan ular
-Sesak napas atau bahkan tak bisa bernapas lagi
-Demam
-Mual hebat
-Muntah-muntah
-Nyeri dan pendarahan dari gusi, hidung dan usus
-Detak jantung cepat, nadi lemah
-Penglihatan terganggu.
Dampaknya sangat mengerikan ya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.