BERBAGAI negara tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kelonjakan kasus Covid-19. Seiring dengan aktivitas di momen liburan panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang memicu mobilitas tinggi masyarakat.
Jelang akhir tahun 2022 dan menyambut tahun 2023, artinya sudah kurang lebih tiga tahun masyarakat dunia bergelut dengan pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat Indonesia bertanya-tanya, dengan merujuk kondisi saat ini, apakah kita sudah bebas dari infeksi Covid-19 dan bisa bebas beraktivitas?
Dijelaskan dr. Retno Asti Werdhani, M. Epid, Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas-FKUI, ia menilai situasi saat ini tentunya masih dalam pandemi Covid-19. Meski memang kondisinya cukup terkontrol, jika dibandingkan dengan masa sebelumnya. Namun ia meminta masyarakat agar tetap tidak lengah. Ia menyebut, aspek vaksinasi sangat menjadi penentu.
"Semua sangat tergantung vaksin, jadi wajar kalau orang dengan bergejala dites PCR itu pasti positif. PR kita itu adalah sebetulnya kalau dikatakan aman itu, jangan lengah gitu," kata dr. Retno dalam Talkshow Aman Covid-19, Natal Suka Cita, dikutip dari kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (22/12/2022).
(Foto: MPI/ Erfan Erlin)
Ia menegaskan, setiap masyarakat harus tetap awas dan mawas diri untuk melakukan protokol kesehatan, karena jadi bagian sangat penting dalam beraktivitas sehari-hari.
“Apa pun statusnya, pemikiran kita ya tetap harus waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan ini secara aktif,” lanjutnya.
Jika mengalami gejala atau kontak dekat dengan pasien positif, diharapkan untuk berinisiatif melakukan tes swab dan langsung isolasi mandiri (isoman).
“Walau memang tidak tidak disediakan fasilitasi oleh pemerintah seperti dulu, tapi minimal kita bisa melakukan screening dengan sadar diri kita melakukan tracing dan isoman. Gitu saja," tandas dr. Retno.
Sebagai informasi, seiring dengan masa libur Nataru, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyediakan 14.641 sarana kesehatan di jalur mudik Nataru sebagai kesiapsiagaan sektor kesehatan, serta upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19.
BACA JUGA:WHO Cemaskan China Kesulitan Menghitung Data Covid-19 akibat Lonjakan Kasus
BACA JUGA:Covid-19 Ngegas Lagi, Warga New York Didesak Kembali Pakai Masker
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.