Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penguasaan Bahasa Asing Penting untuk Milenial Bersaing di era Dunia Kerja Global

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 13 Desember 2022 |21:50 WIB
Penguasaan Bahasa Asing Penting untuk Milenial  Bersaing di era Dunia Kerja Global
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
A
A
A

PENGUASAAN bahasa asing menjadi hal wajib di kalangan siswa SMK. Mereka harus siap bersaing bukan sesama teman, tapi secara global.

Untuk menunjang itu, Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI baru saja menggelar kegiatan sertifikasi internasional TOEIC bagi siswa SMK 2022.

Dr. Wardhani Sugiyanto, M.Pd, Direktur SMK menjelaskan, sertifikasi ini dilakukan guna melengkapi kompetensi kejuruan yang handal, dengan kemampuan berkomunikasi secara internasional. Lulusan SMK juga diharap mampu meraih setiap kesempatan yang ada di dunia kerja global.

"Ini menjadi tantangan para siswa SMK semua. Termasuk di daerah juga memiliki potensi akan tetapi tidak tersentuh oleh Direktorat SMK," ujarnya dalam keterangan resmi.

Bahasa Inggris

Diakui CEO International Test Center Jenny Lee, bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dapat menunjang daya saing SMK di dunia kerja global.

"Siswa mendapat peluang masa depan yang lebih sukses bagi angkatan kerja global, sekaligus upaya-upaya untuk meningkatan daya saing SDM di Indonesia saat ini dan ke depannya," katanya dalam keterangan resmi.

Jenny juga tidak ragu melihat talent-talent di SMK yang unggul dalam kejuruannya, tapi juga dilengkapi dengan kemampuan berbahasa Inggrisnya. Mereka akan menjadi asset yang sangat berharga bagi banyak sektor.

Sertifikasi ini sangat dirasakan manfaatnya oleh Noreencia Beatrice, Alumni SMAK Bogor. Ia kini bekerja sebagai staff R&D yang bergerak di bidang manufaktur dan distributor bahan pangan natural.

"Karena tuntutan pekerjaannya saat ini memerlukan kemampuan berkomunikasi dengan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan supplier dari mancanegara seperti Jerman, Belanda dan China."

"Selain itu dokumen-dokumen informasi produk juga ditulis dalam Bahasa Inggris, sehingga sebagai staff R&D wajib menguasai bahasa Inggris," ungkapnya.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement