Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditemukan Varian Baru Omicron BN.1, Kemenkes: Sedang Kami Monitoring

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Kamis, 08 Desember 2022 |16:07 WIB
Ditemukan Varian Baru Omicron BN.1, Kemenkes: Sedang Kami Monitoring
Muncul varian baru omicron (Foto: Bussines insider)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah memonitor varian baru Covid-19. Varian tersebut diketahui turunan dari Omicron bernama BN1.

Varian baru ini hadir di tengah kasus Covid-19 yang sedang didominasi oleh varian Omicron XBB dan BQ.1. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Kemenkes dr Nadia Tarmizi, M.Epid memastikan pihaknya terus melakukan pendalaman (monitoring) serta surveilans terkait varian baru BN.1.

 pandemi Covid-19

"Saya mesti cek lagi, tapi sudah ada kasusnya. Maksudnya gini kan BQ1, XBB, XBB.1, itu kita bisa lihat peningkatannya di negara lain. Kemudian kita menemukan sekarang ada subvarian baru BN.1, kita lihat potensinya gitu, kami masih memonitoring dan surveilans apakah varian ini akan berpotensi menciptakan kenaikan kasus di kemudian hari atau nggak," kata dr. Nadia kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Kamis (8/12/2022).

Sejauh ini, dikatakan varian Omicron BN.1 belum menciptakan kenaikan kasus yang signifikan di negara lain. Sementara gelombang varian XBB, menurut dr Nadia sudah dilewati.

 BACA JUGA:Update! Varian Baru Omicron BN.1 Ditemukan di Indonesia

Melansir dari NZherald, BN.1 sudah terdeteksi di lebih dari 30 negara lain, termasuk Australia, Inggris, India, dan Austria. Diinformasikan beberapa kasus paling awal dari jenis tersebut, tercatat sekitar pertengahan tahun kemarin.

Varian BN.1 menjadi perhatian karena menghasilkan satu dari 100 kasus di AS, dan dinilai mempunyai kelebihan. Sebagaimana diketahui, varian sebelumnya XBB memiliki kemampuan immunity escape (menghindar dari sistem kekebalan tubuh).

"Nah kita sudah lewati gelombang XBB.1, kita perhatikan ada subvarian baru BN.1, tapi kemudian kita melihat tren juga di banyak negara belum terjadi peningkatan, nanti kita lihat pola polanya apakah ada seperti itu," jelas dr Nadia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement