KASUS Covid-19 kembali meningkat tajam. Per Selasa (15/11/2022) diketahui kasus harian mencapai 7.893. Ini merupakan angka tertinggi selama kurun waktu delapan bulan terakhir.
Kemunculan subvarian Omicron XBB diduga menjadi penyebab meningkatnya kasus harian di banyak negara termasuk Indonesia. XBB merupakan turunan dari Omicron, yang dinilai mudah menular.

Ada beberapa gejala dari subvarian XBB ini. Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan XBB keluarga dari Omicron sehingga gejalanya pun sama.
Berikut rincian gejala dari varian baru XBB yang dirakum untuk Anda.
1. Demam
2. Batuk
3. Lemas
4. Sesak
5. Nyeri kepala
6. Nyeri tenggorokan
7. Pilek
8. Mual dan muntah s
9. Diare
Berdasarkan perkembangannya, varian baru XBB telah mendominasi kasus di negara Singapura sekitar 54 persen. Varian ini sudah hadir di Indonesia, meskipun belum jumlah kasus yang diketahui begitu banyak.
Di Indonesia, Omicron XBB sudah berjumlah 48 kasus. Kemenkes memastikan kasus Covid-19, saat ini masih didominasi oleh varian BA.4 dan BA.5.
Sebagaimana diketahui, varian dari XBB maupun BA.4 dan BA.5, ketiganya merupakan turunan dari varian BA.2 atau Omicron. "Sampai Oktober dan saat ini masih didominasi subvarian BA.4 dan BA.5. Meskipun kita lihat varian baru XBB mulai muncul di pertengahan ini," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril, dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu.
(Vivin Lizetha)