DALAM upaya mengatasi krisis penyakit gangguan ginjal akut pada anak, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin diketahui bergerak cepat memesan obat Fomepizole sebagai penawar, pengobatan untuk para pasien.
Keputusan ini dipertanyakan oleh anggota DPR RI dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.Para anggota dewan mempertanyakan, mengapa Menkes Budi yakin mendatangkan obat Fomepizole padahal penyebab gangguan ginjal akut belum ditetapkan secara pasti.
Menkes Budi menegaskan, keputusan pemerintah mengimpor obat Fomepizole untuk mengatasi masalah gangguan ginjal akut bukan keputusan yang sembarangan dibuat. Namun, keputusan yang diambil dengan sebelumnya sudah melakukan penelitian.
"Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, faktor terbesar yang jadi penyebab gangguan ginjal akut ini, adalah keracunan etilen glikol dan dietilen glikol," tegas Menkes Budi, dikutip dari kanal Youtube DPR RI, Kamis (3/11/2022).
Maka dari itu, demi menyelamatkan nyawa anak-anak. Penyediaan obat jadi satu-satunya cara menyelamatkan nyawa para pasien gangguan ginjal akut berusia 0 bulan hingga 18 tahun tersebut.
"Kami bisa saja menunggu untuk sampai ketemu penyebab pasti, tapi waktu berjalan terus dan perlu keputusan yang cepat dengan informasi terbatas,” tutur Menkes Budi,
“Kami memilih untuk datangkan Fomepizole dan ternyata berdampak positif. Angka kematian menurun, dan jumlah pasien di rumah sakit berkurang karena pasien kondisinya membaik," jelas Menkes panjang lebar.
Sekali lagi, ia menekankan keputusan cepat untuk mendatangkan obat Fomepizole ini, murni untuk menyelamatkan nyawa anak-anak yang terserang gagal ginjal akut tersebut.
BACA JUGA:Menkes Buka-bukaan Asal Muasal Stok Obat Fomepizole untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut
"Jadi, kami datangkan obat ini semata-mata untuk menyelamatkan anak Indonesia, tidak ada niat untuk bisnis obat.
Ketika sudah tak dibutuhkan lagi oleh para pasien gangguan ginjal akut, karena sudah banyak yang sembuh. Menkes Budi mengatakan kemungkinan vial obat Fomepizole yang sudah ada akan disimpan menjadi cadangan karena tidak diberikan ke pasien.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.