BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyatakan ada tiga pasien yang kondisinya terkait dengan konsumsi obat sirop produksi dua industri farmasi nakal, PT Yarindo dan PT Universal.
Hal ini dibeberkan langsung oleh Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito dalam rapat kerja bersama DPR hari ini.
"Ada 3 pasien dari Lampung, Depok, dan Gorontalo yang dikaitkan dengan dua industri farmasi yakni PT Yarindo dan PT Universal," tutur Kepala BPOM Penny K. Lukito saat Rapat Kerja bersama Komisi IX, dikutip dari kanal Youtube DPR RI, Rabu (2/11/2022).
Data ini dibuka untuk menjawab pertanyaan anggota dewan, terkait apakah semua angka pasien meninggal dunia pada kasus gangguan ginjal akut saat ini, terhubung dengan konsumsi obat sirup dari dua industri farmasi nakal yang terbukti menggunakan pelarut yang tercemar etilen glikol dan dietilen glikol tersebut.
Penny menegaskan, BPOM tidak menyatakan semua pasien yang meninggal dunia sudah semerta-merta karena konsumsi obat sirop produksi PT Yarindo dan PT Universal.
"Tapi, kami tidak mengatakan bahwa semua pasien gangguan ginjal akut yang meninggal itu seluruhnya dikaitkan dengan keracunan obat dari dua industri farmasi itu," tegas Penny.
"Kami memerlukan kajian satu per satu setiap kasus, agar bisa mengaitkan kematian pasien dengan faktor obat dari dua industri itu," jelasnya lagi lebih lanjut
Berdasar hasil penelusuran BPOM bersama Bareskrim Polri dan pengujian terhadap obat sirup dari dua industri farmasi, PT Yarindo dan PT Universal, dua perusahaan ini kedapatan menggunakan bahan tambahan obat yang tidak bertanggung jawab karena menggunakan pelarut yang tercemar EG di atas ambang batas aman yang telah ditetapkan.
BACA JUGA:Marak Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Diminta Lebih Tingkatkan Pengawasan
BACA JUGA:BPOM Pastikan Obat Cair Tercemar Produksi PT Yarindo dan PT Universal Tak Beredar Lagi
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.