Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Parkinson, Penyakit yang Bisa Menyerang Lansia, Ini Cara Mencegahnya

Cita Zenitha , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2022 |12:29 WIB
Kenali Parkinson, Penyakit yang Bisa Menyerang Lansia, Ini Cara Mencegahnya
Ilustrasi Parkinson (Foto: Medindia)
A
A
A

PARKINSON merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf tubuh yang ada di otak. Penyakit ini secara progresif menyerang sistem anggota gerak. Sehingga terjadi gerakan tidak diinginkan seperti gemetar, kaku serta menjaga keseimbangan.

Penderita parkinson tidak dapat mengontrol anggota geraknya. Itu disebabkan karena rusaknya saraf dopaminergik, sehingga tidak dapat memproduksi dopamin.

Saraf

Setiap orang beresiko terkena parkinson. Kebanyakan penyakit ini akan menyerang individu berusia 60 tahun. Namun, sekitar 5% sampai 10% menyerang individu berusia di bawah usia 50 tahun.

Berdasarkan penelitian, pria lebih rentan terkena penyakit ini dari pada wanita. Belum diketahui penyebab parkinson. Secara genetik penyakit ini dapat diturunkan.

Awalnya, penderita parkinson merasa tubuhnya sering gemetar. Lambat laun, penyakit itu akan semakin mamburuk. Gejala parkinson dapat diketahui sebagai berikut:

-Bagian tubuh gemetar dimulai dari jari

-Gerak tubuh melambat, dan memendek

-Kehilangan kemampuan mengontrol gerak

-Perubahan gaya bicara, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat

-Postur tubuh membungkuk

-Kesulitan dalam menulis, sehingga tulisan terlihat lebih kecil

-Otot kaki sehingga gerak menjadi lebih terbatas

Belum diketahui secara pasti penyebab penyakit parkinson. Namun, ada dua faktor yang berperan menjadi penyebab parkinson. Adapun penyebab parkinson adalah faktor gen dan lingkungan.

Pengobatan parkinson dapat dilakukan dengan:

-Mengkonsumsi obat-obatan seperti antikolinergik, levodopa, agonis dopamin dan lainnya

-Terapi untuk menguatkan otot dan melatih bicara

-Operasi

Penyakit parkinson sejatinya dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan dengan rutin melakukan aerobik. Selain itu, individu yang mengkonsumsi kopi atau teh berkafein sebagian besar terhindar dari penyakit parkinson.

Walau belum diketahui pasti efek dari kafein. Namun sudah banyak bukti yang menunjukan bahwa kafein dapat melindungi tubuh dari parkinson.

Demikian informasi mengenai parkinson, gejala, penyebab, faktor resiko dan pengobatan.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement