Para ahli di Inggris percaya wabah flu burung pada manusia sedang "menunggu" waktunya untuk merebak. Pasalnya, tahun lalu menjadi rekor terbanyak burung dan unggas mati karena virus yang tidak dikenal, dikutip dari DailyMail.com, Selasa (30/08/2022).
Saat ini pun di Inggris flu burung sudah merebak dalam kandang ayam dan kolam bebek. Ada kekhawatiran dari para ahli, bahwa ketika menyebar pada hewan, virus itu dapat berevolusi untuk menginfeksi manusia dan menyebabkan pandemi yang lebih mematikan daripada Covid.

Hal ini sama persis yang terjadi pada flu Spanyol di akhir Perang Dunia I. Flu tersebut memiliki kemiripan dengan virus H5N1 atau flu burung.
Sejauh ini virus flu burung telah terdeteksi di lebih dari 22 juta burung dan unggas secara global sejak September 2021. Jumlah ini 2 kali lipat lebih banyak dari rekor tahun sebelumnya.
Virus flu burung tak hanya menyebar dengan cepat, tetapi juga membunuh pada tingkat yang tak terbayangkan sebelumnya. Virus terbaru flu burung bahkan diketahui lebih mematikan daripada varian sebelumnya.
Namun, dikutip dari MailOnline, para ahli belum dapat mengetahui kapan varian virus flu burung terbaru ini dapat menginfeksi manusia. Meski begitu, para ahli menambahkan semakin sering kasus kematian unggas terjadi, semakin tinggi resiko flu burung itu akan mewabah pada manusia.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.