OLAHRAGA angkat besi atau sering disebut dengan istilah deadlift merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer di kalangan pria maupun wanita saat ini.
Angkat besi biasanya populer jadi pilihan saat berolahraga terutama ketika di gym. Selain mampu membentuk postur tubuh lebih tegak , angkat besi juga memberikan manfaat kesehatan lain bagi tubuh.
Namun hati-hati, jika dilakukan dengan cara atau gerakan yang keliru. Bukan tidak mungkin, bisa membuat Anda malah cedera bahkan berakibat fatal. Seperti nasib naas yang dialami oleh remaja pria di Inggris bernama Brandon Hackett satu ini.
Mengutip New York Post, Rabu (24/8/2022), Brandon diketahui mengalami kelumpuhan usai melakukan angkat besi sekitar 300 kilogram. Awalnya remaja berusia 20 tahun tersebut, mengalami sakit punggung saat berlatih untuk kompetisi angkat besi 300 kg pada Juli 2021.
Brandon lalu memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter, setelah diperiksa dokter memberitahu bahwa rasa sakit yang dialami remaja tersebut karena ototnya yang tegang sebagai akibat dari olahraga angkat besi yang Brandon lakukan. Sejak saat itu, Brandon diketahui mulai menjalani fisioterapi untuk memulihkan cidera punggungnya.
Namun, ternyata rasa sakit yang dialami Brandon terus berlanjut dan menyebar ke bagian perut. Bahkan kondisi ini berkembang juga menjadi sensasi kesemutan di bagian kaki. Merasa tak nyaman, Brandon kemudian memeriksakan diri kembali ke dokter. Kala itu dokter menyatakan bahwa kondisi yang dialami Brandon kemungkinan karena linu panggul, yaitu nyeri saraf di kaki yang disebabkan oleh iritasi atau cedera pada saraf linu panggul.
(Foto: SWNS)
Sampai pada bulan Agustus 2021, rasa sakit yang dialami Brandon memuncak ketika dia menonton acra festival musik, Festival Leeds. Ia merasa kakinya sangat lemah dan ketika Brandon bangun pada keesokan paginya, kakinya sudah tidak bisa digerakkan.
Brandon saat itu pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit dan dibantu denagn alat bantu jalan untuk membantunya bergerak. Ia merasa hal yang dialaminya bukan hanya sekedar cedera belaka, dan menurutnya itu tidak normal.
“Saya bingung dan berpikir ini tidak normal dan benar-benar menakutkan serta aneh dengan sensasi kesemutan yang tidak hilang. Setiap kali saya mencoba bergerak, rasanya seluruh tubuh saya tersengat listrik. Rasanya seperti kaki saya disemen ke lantai dan aku bahkan tidak bisa menggerakkan jari kaki saya” ujar Brandon.
Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mengungkapkan bahwa ada sesuatu yang menekan tulang belakang Brandon. Dokter akhirnya memutuskan untuk memindahkan Brandon ke Rumah Sakit Sheffield untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang lebih lengkap.
Sesampainya di Rumah Sakit Sheffield, Brandon ternyata sudah tidak bisa berdiri dan berjalan lagi. Ia akhirnya segera diperiksa dan menjalani operasi dekompresi darurat. Dokter menyatakan selain cedera yang dialami Brandon, kelumpuhan yang dialami Brandon juga disebabkan oleh tumor langka yaitu Sarkoma Ewing, tumor yang terjadi di tulang atau di jaringan lunak di sekitar tulang.
Namun, untungnya tumor yang dialami Brandon belum menyebar sehingga bisa diangkat. Setelah kemoterapi, Brandon perlahan mulai bisa kembali bergerak dan mulai bisa berjalan lagi. Dokter memberitahu bahwa tumornya sudah hilang, dan dia akan pulih sepenuhnya dan bahkan bisa mulai berolahraga di gym lagi.
Brandon mengatakan, ia kini menggunakan tongkat jika merasa kehilangan keseimbangan. Tumornya sendiri, sudah hilang sekarang dan hasil X-Ray di tubuhnya sudah kembali bersih.
BACA JUGA:Apa Benar Perubahan Cuaca Picu Kanker Kulit?
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.