VARIAN baru Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia perlu diwaspadai, meskipun tak separah Omicron, namun dianggap lebih mudah menular.
Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, gejala varian BA.4 dan BA.5 antara lain sesak napas, mual muntah, sakit kepala hingga nyeri dibagian perut.
Dokter Reisa berharap agar masyarakat tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah dilakukan selama ini.

"Diketahui jumlah kematian yang diakibatkan sepersepuluh dibandingkan varian omicron awal. Hingga kini dari jumlah pasien yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan, hanya ada 1 yang mengalami gejala sedang dengan keluhan batuk, sesak napas, sakit kepala, mual muntah dan nyeri perut," jelasnya.
"Namun Kita tetap harus waspada karena varian BA.4 dan BA.5 ini memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat," imbuh Dokter Reisa
BACA JUGA:Varian Omicron BA4 dan BA5 Menyebar Lebih Cepat, Ini Kata Wali Kota Bandung
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengungkap bahwa saat ini jumlah kasus varian baru BA.4 dan BA.5 di Indonesia sebanyak 20 kasus. Syahril mengatakan jika 1 kasus alami sesak nafas itu berusia 20 tahun, merupakan kasus lokal di Jakarta.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.