VAKSIN Covid-19 memang memiliki berbagai efek samping, bahkan dalam beberapa kasus efek samping tersebut cukup berat. Tapi, bukan efek samping yang sebenarnya menghambat pemberian vaksinasi Covid-19, tetapi juga pembelokan fakta alias hoax.
Salah satu yang cukup mengejutkan adalah anggapan bahwa cacar monyet efek samping vaksin Pfizer, benarkah demikian? Satu unggahan di media sosial tengah diperbincangkan publik, di sana tertulis bahwa cacar monyet adalah akibat dari efek samping vaksin Pfizer. Ahli membantah dengan tegas hal tersebut.
"Penyebab cacar monyet? Dokumen internal Pfizer mengungkapkan vaksin pemicu 'Autoimmune Skin Blistering'," begitu tulisan artikel yang dimuat pada 31 Mei 2022. Tulisan itu tersaji di blog bernama Down the Chupacabra Hole.
BACA JUGA:Diisolasi, Pasien Cacar Monyet Malah Melarikan Diri!Di dalam artikel itu, diterangkan kalau penyakit autoimun tersebut meningkat secara eksponensial dan penyakit kulit langka yang dijuluki cacar monyet sedang didiagnosis di daerah dengan penduduk tervaksinasi.
Tak hanya bersumber dari satu unggahan, informasi soal cacar monyet disebabkan oleh vaksin Pfizer juga telah ada sebelumnya, yaitu di Facebook pada 26 Mei 2022. Dikatakan di unggahan itu bahwa cacar monyet hanyalah efek samping yang terdokumentasi dengan baik pada vaksin mRNA.
Gagasan bahwa vaksin Pfizer jadi biang keladi cacar monyet menurut ahli sangat tidak mendasar, karena tidak benar bahwa monkeypox ditularkan lewat vaksin Pfizer.
Ini diterangkan Keanna Ghazvini, staf komunikasi media Pfizer, bahwa perusahaannya dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada kaitannya vaksin Pfizer dengan cacar monyet.
Vaksin Pfizer, katanya, tidak mengandung virus hidup dan sepenuhnya sintesis. "Kami tidak melepaskan virus menular dari manusia ke manusia," tegasnya pada AFP, dikutip MNC Portal, Jumat (10/6/2022).
Ghazvini menjelaskan bahwa cacar monyet menular dari manusia ke manusia akibat kontak dekat melalui cairan lesi orang yang terinfeksi. Selain itu, penularan cacar monyet juga melalui droplet kontak langsung yang berkepanjangan dan melalui fomites.
Lebih lanjut, Paulo Verardi, Profesor Virologi dan Vaksinologi di Universitas Connecticut mengklaim bahwa cacar monyet adalah efek samping vaksin Pfizer adalah kekeliruan alias tidak benar. Hal senada juga ditegaskan Kari Debbink, ahli virologi dan ilmuwan di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg bahwa seseorang tidak akan kena cacar monyet akibat menerima vaksin Covid-19.
"Tidak ada vaksin Covid-19 yang mengandung virus cacar monyet," tegas Debbink.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.