Sakit mata menjadi penyakit yang menyebalkan. Acapkali sakit mata membuat pandangan mata menjadi kabur. Sakit mata juga bisa mengakibatkan mata menjadi belekan.
Mata belekan bisa menyebabkan penderitanya merasakan gejala mata merah, berair, dan mengeluarkan kotoran berlebihan. Mata secara alami bakal mengeluarkan kotoran, seperti belek yang terdiri atas lendir, minyak, sel kulit mati, dan kotoran lainnya. Kotoran mata yang lengket, kering, atau berkerak ini bakal menumpuk di sudut mata saat Anda tidur.
Namun, produksi belek yang berlebihan terlebih jika berwarna kehijauan atau kekuningan, dan disertai sakit mata bisa jadi tanda infeksi. Beberapa penyebab mata belekan yang paling umum di antaranya infeksi bakteri.
Mata belekan karena infeksi bakteri biasanya ditandai dengan keluarnya belek kental dan lengket yang membuat kelopak mata saling menempel. Sedangkan, mata belekan karena infeksi virus biasanya muncul dari satu mata, lalu menular ke mata sebelahnya dalam hitungan hari. Kotoran mata karena infeksi virus biasanya cenderung lebih encer dan tidak lengket.
Mata belekan yang dikarenakan alergi gejalanya muncul di kedua mata, disertai rasa sangat gatal, sakit, dan mata membengkak. Meskipun umumnya wajar, ternyata mata belekan yang disertai dengan beberapa gejala yang tidak biasa, dapat berubah menjadi ancaman serius apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan mata, mengingat mata merupakan panca indra yang sangat penting untuk kita dapat melihat dunia. Cara mengobati mata belekan ini perlu disesuaikan akar penyebab mendasarnya.
Untuk mengatasi sakit mata hingga menimbulkan belekan, kamu bisa menggunakan Cendo Xitrol. Cendo Xitrol adalah tetes mata steril yang mengandung Deksametason, Neomycin Sulfate, Poliymyxin B Sulfate, yang diindikasikan untuk kondisi inflamasi mata dan disertai infeksi bakteri atau adanya reaksi infeksi mata karena bakteri.
Dalam penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter. Gunakan 1-2 tetes tiap jam pada siang hari, dan tiap 2 jam pada malam hari. Jika respons baik dikurangi menjadi 1 tetes tiap 4 jam.
Di samping itu, bisa juga menggunakan Erlamycetin Plus, yakni obat tetes yang mengandung antibiotik kloramfenikol untuk mengatasi infeksi akibat bakteri pada daerah mata. Kloramfenikol adalah antibiotika spektrum luas dan secara aktif melawan bakteri-bakteri Gram positif dan Gram negatif.
Kloramfenikol bekerja dengan menghalangi sintesis protein pada bakteri, sehingga tidak dapat tumbuh dan menjangkit jaringan pada tubuh. Pemberian kloramfenikol jangan dilakukan lebih dari 10 hari.
Sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak di bawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui, dan pada penderita hipertensi atau hipotensi. Pada saat pemberian obat ini sebaiknya tidak menggunakan lensa kontak. Jangan menggunakan obat ini tanpa resep dokter.
Kamu juga bisa menggunakan Genoint salep mata untuk mengatasi sakit mata sampai belekan. Salep mata ini untuk mengobati dan mencegah infeksi bakteri pada mata. Obat ini mengandung zat aktif gentamicin sulfate.
Gentamicin merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan secara luas, terutama untuk mengobati infeksi yang disebabkan bakteri Gram negatif. Beberapa bakteri Gram negatif tersebut, antara lain Pseudomonas, Proteus, Serratia, dan Staphylococcus.
Selain infeksi mata yang disebabkan bakteri, Genoint salep juga digunakan untuk mencegah infeksi yang terjadi setelah mengalami cedera mata atau proses pembedahan. Obat ini termasuk obat keras yang harus menggunakan resep dokter.
Kamu bisa beli obat online di Tokopedia dengan mudah, aman, dan pastinya gak bakal ribet. Nikmati promo gratis ongkir ke seluruh Indonesia, hingga kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran.
CM
(Agustina Wulandari )