Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Ratusan Anak Sakit Parah Akibat Covid-19 karena Belum Divaksin

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 21 April 2022 |17:41 WIB
Studi: Ratusan Anak Sakit Parah Akibat Covid-19 karena Belum Divaksin
Anak sakit akibat Covid-19 (Foto: Froddo)
A
A
A

SEBANYAK 397 anak di Amerika Serikat mengalami sakit parah akibat Covid-19. Hal tersebut sesuai studi yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Sekitar 87% (397) anak-anak di AS dirawat di rumah sakit karena tidak divaksin. Studi tersebut selama periode varian Omicron mendominasi, pada 19 Desember 2021-28 Febuari 2022.

 anak sakit parah

"Tingkat rawat inap terkait Covid-19 pada anak-anak berusia 5-11 tahun, dua kali lebih tinggi di antara anak yang tidak divaksinasi, dibandingkan di antara anak-anak yang divaksinasi," kata CDC AS dalam sebuah laporan dilansir Times of India, Kamis (21/4/2022).

Studi ini menganalisis data Covid-19 Associated Hospitalization Surveillance Network (COVID-NET), di antara 1.475 anak-anak AS berusia 5-11 tahun dirawat karena Covid-19 selama pandemi. "Tiga puluh persen anak-anak yang dirawat di rumah sakit tidak memiliki kondisi medis yang mendasarinya, dan 19% dirawat di unit perawatan intensif," kata studi tersebut.

Studi CDC menemukan bahwa selama gelombang Omicron, Covid-19 adalah alasan utama rawat inap anak-anak berusia 5-11 tahun sebanyak 73% kasus. Lebih rendah dari persentase rawat inap selama gelombang Delta.

Hasilnya dijelaskan, 33% dari anak-anak dirawat di rumah sakit, selama gelombang Omicron memiliki gangguan neurologis. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan, ketika masa Delta.

Sementara dalam semua gelombang Covid-19, sebanyak 32% anak-anak dirawat di rumah sakit berusia 5-11 tahun menderita Covid-19 parah, dan risiko keparahannya tinggi untuk anak-anak yang menderita diabetes dan obesitas.

Mengapa Anak di AS Mudah Terinfeksi Covid-19?

Program vaksinasi diluncurkan untuk anak-anak berusia antara 5-11 tahun, dimulai pada 2 November 2021, beberapa bulan sebelum gelombang Omicron melanda AS. Akhir Desember 2021, Omicron menjadi strain utama di AS.

 BACA JUGA:Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 untuk Balita

Momen tersebut, bertepatan dengan peningkatan pesat dalam rawat inap Covid-19 di antara semua kelompok umur, termasuk anak-anak berusia 5-11 tahun. Ditambah lagi, selama beberapa bulan pertama gelombang Omicron, 9 dari 10 anak di AS tidak divaksinasi Covid-19.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement