Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deltacron Belum Masuk Indonesia, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster

Kevi Laras , Jurnalis-Minggu, 20 Maret 2022 |12:17 WIB
Deltacron Belum Masuk Indonesia, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster
Varian deltacron masih dipantau pemerintah (Foto: DMER)
A
A
A

VARIAN Covid-19 baru bernama Deltacron yang muncul di Eropa, dipastikan belum masuk ke Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Jubir Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid.

Dokter Nadia menegaskan, varian kombinasi dua varian Delta dan Omicron itu (Deltacron) belum ada di Indonesia. "Belum masuk," ujar dr. Nadia, Minggu (20/3/2022).

 pandemi Covid-19

Dokter Nadia menerangkan, varian lain memungkinkan terus bermunculan, hal tersebut menjadi kewaspadaan bagi Indonesia. Menurutnya juga berpotensi dapat meningkatkan kasus Covid-19.

Dengan demikian, ia mengatakan kalau capaian vaksinasi menjadi hal penting dalam mengendalikan Covid-19. Di mana bukan hanya, vaksin primer lengkap (dosis 1 dan 2) tetapi juga vaksin booster (dosis 3) menjadi penting, jika ingin menyudahi Covid-19.

"Ini akan menjadi kewaspadaan terkait varian baru, kita tahu akan berpotensi untuk terjadinya peningkatan kasus. Makanya bukan hanya vaksin primer tapi vaksin booster juga menjadi PR bila kita inginkan selesaikan pandemi ini," jelasnya.

Sedangkan, Dokter Reisa menerangkan jika varian Deltacron merupakan hasil replikasi dari seseorang terinfeksi secara bersamaan dengan dua virus yaitu Delta dan Omicron. Terkait gejalanya, dia mengatakan tidak ada berbeda, artinya sama dengan gejala SARs-COV2 (Corona).

"Jadi gejalanya sama-sama seperti SARs-COV-2, gejalanya sama-sama untuk menyerang tubuh kita," kata dr.Reisa Broto Asmoro dalam Siaran Sehat, Senin (14/3/2022)

 BACA JUGA:Akui Sempat Sangat Takut dengan Deltacron, Prof Beri: Ternyata Tak Mengkhawatirkan

Sejauh ini, dr Reisa mengata bahwa organisasi kesehatan dunia (WHO) masih terus memantau bagaimana perkembangan varian Deltacron. Menurutnya, berdasarkan beberapa negara yang memiliki pasien Deltacron, tidak ditemukan kondisi buruk.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement