MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku kuliner di Kota Pontianak untuk naik kelas dengan memperkuat produknya dari sisi kreativitas, inovasi, kolaborasi, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
Sandiaga menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dihadirkan Pemerintah Kota Pontianak bersama Universitas Tanjungpura yang telah membina UMKM pelaku ekonomi kreatif sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi.
Menurutnya, pariwisata ke depan harus bersanding dengan ekonomi kreatif karena produk-produk ekonomi kreatif yang akan menciptakan lapangan kerja. Ia juga berharap institusi pendidikan juga mengambil peran karena UMKM ini harus naik kelas.
"Ini adalah tugas kita untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Pemerintah harus hadir dengan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," ujarnya seperti dikutip keterangan resmi, Jumat (11/3/2022).
Adapun, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kedatangan Sandiaga yang memberikan semangat bagi warga kota Pontianak, khususnya pelaku UMKM untuk terus bangkit.
“Kita akan kolaborasikan untuk meningkatkan selain kualitas produk, juga kemasan dan pemasaran. Mudah-mudahan ini menjadi satu kebangkitan ekonomi kita setelah era pandemi COVID-19,” ujar Edi Rusdi Kamtono.
Hal senada dikatakan Sekda Kalimantan Barat, Harisson. Ia menyampaikan kedatangan Sandiaga akan sangat membantu bangkitnya kembali UMKM. “Demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat yang lebih maju,” ujarnya.
Selain kuliner, Sandiaga juga melihat fesyen sebagai salah satu subsektor yang potensial. Ia menyebut nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun lalu memecahkan rekor yakni mencapai 21 miliar dolar AS dan didominasi oleh produk fesyen.
"Kita akan usulkan kegiatan event untuk mendukung fesyen dengan mengkurasi produk UMKM dan diharapkan dapat memacu motivasi para pelaku fesyen yang ada di Pontianak. Kebetulan nanti akan ada acara event bernama Titik (Pesona) Kulminasi," ujar Sandiaga.
Kulminasi sendiri diartikan sebagai fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat fenomena menakjubkan ini terjadi di sekitar kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak, tatkala matahari berada tepat di garis khatulistiwa maka posisi matahari juga berada tepat di atas kepala sehingga bayangan benda yang ada di sana tidak tampak karena berada persis di bawahnya.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.