Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Omicron Naik Terus Tiap Hari, Menkes Sebut Bisa 3 Kali Lipat dari Delta

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 31 Januari 2022 |17:45 WIB
Kasus Omicron Naik Terus Tiap Hari, Menkes Sebut Bisa 3 Kali Lipat dari Delta
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

VARIAN Omicron memang menjadi varian yang paling menular sepanjang persebaran virus Covid-19. Tingkat penularan Omicron yang masif, telah membuat ledakan kasus positif Covid-19 di berbagai negara.

Indonesia sendiri, mulai mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19. Meski demikian, kematian akibat kasus varian Omicron memang sangat minim dibandingkan varian Delta.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengaku tidak bisa memprediksi berapa banyak kasus Omicron yang bakal terjadi di Indonesia. Sebab saat ini kasus Omicron masih terus bertambah dengan sangat cepat.

Sebagaimana diketahui, saat ini di Amerika bahwa puncak varian Omicron telah mencapai 800 ribu per hari. Sedangkan puncak varian Delta sebelumnya hanya mencapai 250 ribu kasus per hari.

Hal yang sama juga terjadi di Prancis. Puncak kasus Omicron masih terus naik di angka 360 ribu kasus per hari dibandingkan Delta yang hanya mencapai 60 ribu per hari. Negara yang mirip dengan Indonesia yakni Brasil juga sedang naik kasus Omicronnya.

Saat ini Brasil mencatatkan angka infeksi Omicron di kisaran 190 ribu per hari dibandingkan dengan puncaknya Delta 80 ribu per hari. India saat ini mencapai angka 310 ribuan kasus Omicron per hari dibandingkan Delta 380 ribu per hari.

Sedangkan Jepang tercatat ada 60 ribu kasus Omicron per hari, dibandingkan puncak Delta yang mencapai 25 ribu per hari.

"Kasus Omicron masih banyak ketidakpastiannya. Jadi saya sampaikan bahwa Omicron ini penularannya tinggi sekali, dan Indonesia akan mengalami ini," kata Menkes Budi, dalam Keterangan Pers Menteri di channe YouTube Sekertariat Presiden, Senin (31/01/2022).

Menkes mengatakan bahwa puncak kasus Covid-19 akibat varian Delta di Indonesia mencapai 57 ribu per hari. Oleh sebab itu, masyarakat harus siap-siap, waspada dan hati-hati dan tidak perlu kaget kalau di negara lain lain bisa 2-3 kali lipat di atas puncak Delta sebelumnya.

"Kita pun tidak tahu berapa puncaknya yang akan terjadi di Indonesia. Tapi kami perkirakan ini terjadi di akhir Februari 2022," tuntasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement