DI tengah merebaknya varian Omicron, kita semua harus makin waspada. Jangan sampai lengah agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang parah.
PAKAR Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan sejumlah cara untuk melawan varian baru Covid-19 Omicron.

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19. Selain itu juga masyarakat wajib menjaga protokol kesehatan (prokes).
Sebagaimana diketahui, negara-negara yang memiliki cakupan vaksinasi lengkap yang tinggi dan atau sudah mendapatkan vaksinasi booster memiliki daya proteksi yang jauh lebih tinggi.
"Jadi tetap jaga protokol kesehatan (Prokes) dan perluas vaksinasi," terang dr. Fajri.
Menurutnya, alasan mengapa varian Omicron masuk dalam kategori Varian of Concern (VOC) atau varian yang menjadi perhatian hanya dalam 17 hari setelah ditemukan. Selain itu, banyak pula negara-negara yang memutuskan untuk menutup pintu perbatasan.
"Belum pernah ada yang secepat ini, varian Delta yang dulu katanya serem, lewat jauh sama Omicron," tambahnya.
dr. Fajri juga mengajak masyarakat untuk mengapresiasi capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Per Rabu (22/12/2021) Indonesia telah berhasil melewati target vaksinasi minimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 40 persen.
Baca juga: Update Kasus Corona: Positif 4.269.740 Orang, 4.117.700 Sembuh dan 144.163 Meninggal
"Ada 60 persen populasi yang belum divaksin dosis penuh. Artinya tetap waspada karena pandemi masih ada dan siapapun masih bisa tertular," tuntas dr. Fajri.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.