SEORANG wanita muda sudah satu bulan menghilang tanpa jejak. Ibundanya bahkan mengecam polisi, yang seolah kurang serius menangani kasus kehilangan anaknya.
Melansir laman News.com.au, gadis berusia 20 tahun asal Amerika Serikat itu sebelumnya dilaporkan hilang pada awal November lalu tepatnya di California.
Sang ibu berujar bahwa anaknya sempat menerima panggilan telepon dari orang asing hingga peristiwa itupun terjadi.
"Lateche Norris pergi ke kota Santa Cruz di California bersama pacarnya, Joseph Joey Smith, pada 1 November," tulis sang ibu, Cheryl Walker pada postingannya di Facebook.
Gadis itu terakhir terlihat di San Diego pada 4 November, dan terakhir menghubungi keluarganya pada 5 November setelah bertengkar dengan pacarnya.
Baca juga: Menegangkan, Hiu Ini Tetap Cari Mangsa Meski Separuh Badan Sudah Hilang
(Foto: News.com.au)
Selama panggilan telepon 5 November, Norris memberi tahu ibunya tentang pertengkaran itu dan mengatakan dia akan menelepon lagi, kata Walker kepada KRON-TV.
Saat itu lanjut Cheryl, putrinya tidak mengungkap alasan ia tak menggunakan ponselnya sendiri. Namun, ibunya menyebut bahwa saat itu adalah terakhir kalinya ia mendengar suara putrinya hingga nomor itu tak bisa lagi dihubungi.
Cheryl sejak itu meluncurkan kampanye ke media sosial untuk menemukan putrinya, menarik perhatian media secara luas. “Putri saya sama pentingnya dengan Gabby Petito,” tulisnya di Facebook.
“Seolah-olah apa yang terjadi pada gadis manis itu tidak cukup memilukan. Tragedi sebenarnya adalah Anda tidak belajar apapun darinya yang membantu mencegah hal ini terjadi lagi! Anda lebih suka mengabaikan informasi mengkhawatirkan yang saya berikan kepada departemen kepolisian pada hari saya melaporkan dia hilang. Anda tidak melakukan apa-apa. Anda memilih untuk mengabaikan tanda bahaya, dan mencoba mendorong narasi bahwa 'kami melihat ini sepanjang waktu.'” keluhnya.
Seperti diketahui, kasus Gabby Petito menjadi berita utama nasional selama berbulan-bulan setelah dia menghilang selama perjalanan dengan pacarnya, Brian Laundrie, pada bulan Agustus. Petito sendiri ditemukan tewas di Wyoming beberapa pekan setelah dia menghilang, sementara perburuan besar-besaran dilakukan terhadap Mr Laundrie.
Baca juga: Misteri Hilangnya Backpacker Remaja Asal Belgia, 2 Tahun Berlalu Jasadnya Belum Ditemukan
Mr Laundrie ditemukan tewas di Florida pada bulan Oktober. Seorang koroner memutuskan bahwa dia telah bunuh diri. Ibunda Norris juga mengkritik Departemen Kepolisian San Diego yang berujar kepadanya bahwa mereka tidak yakin jika putrinya dalam bahaya.
Departemen kepolisian memilih untuk mengabaikan 'bendera merah', dan mencoba mendorong narasi bahwa 'kita melihat ini sepanjang waktu'," sesalnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.