Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Reproduction Number dalam Catatan Data Covid-19

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 16 November 2021 |18:21 WIB
Mengenal Reproduction Number dalam Catatan Data Covid-19
Sakit Covid-19 (Foto: Health magazine)
A
A
A

PENCATATAN data yang aktual sangat diperlukan dalam salah satu upaya penanganan situasi pandemi Covid-19. Salah satu jenis data yang umumnya dipakai untuk menganalisa situasi teraktual terkait penyebaran suatu penyakit, ialah data reproduction number.

Angka ini berguna untuk menggambarkan kemampuan penyebaran suatu penyakit. Lalu apakah yang dimaksud dengan reproduction number?

 tertular Covid-19

Disampaikan oleh Prof. Wiku Adisasmito, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19. Angka reproduksi ini adalah rata-rata banyak orang yang terinfeksi akibat terpapar dari satu orang yang positif.

“Rata-rata banyak orang orang yang terinfeksi akibat terpapar dari satu orang yang positif. Besar angka ini akan sangat tergantung pada karakteristik atau lingkungan di sekitar organisme penyebab penyakit,” jelas Prof. Wiku saat siaran langsung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Selasa (16/11/2021).

Umumnya tiap jenis penyakit punya basic reproduction number, nilai tetap penyebaran penyakit dalam situasi tanpa intervensi pencegahan tertentu. Sebagai contoh untuk Covid-19 original dari Wuhan, China yang tercatat punya 2,4 hingga 2,6 reproduction number. Artinya satu kasus orang positif, rata-rata bisa menularkan ke 2 sampai 3 orang lain di sekitarnya setelah melakukan interaksi.

Wiku melanjutkan, penetapan data besar angka dari reproduction number yang biasanya dilakukan oleh para ilmuwan ini penting. Sebab bertujuan untuk menggambarkan situasi nyata di masyarakat.

 Baca juga: Wapres Ingatkan Varian Baru Covid-19 Sudah Mendekat ke Indonesia

“Penetapan besar angka reproduksi suatu penyakit ini untuk menggambarkan tingkat penularan di lapangan, dengan menggunakan data kematian, keterisian tempat tidur rumah sakit, atau besar kasus positif. Angka ini penting diperhatikan, selain angka kasus, fatalitas dan kematian. Sebab untuk menentukan upaya yang tepat untuk menanggulangi,” tutup Prof. Wiku

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement