Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Venesia Nikmati Banjir Jernih Sambil Ngopi, Netizen: Kalau di Indonesia Airnya Butek!

Anisa Suci Maharani , Jurnalis-Rabu, 10 November 2021 |17:05 WIB
Warga Venesia Nikmati Banjir Jernih Sambil Ngopi, Netizen: Kalau di Indonesia Airnya Butek!
Warga Venezia, Italia asyik ngopi di tengah genangan banjir (Foto: Reuters)
A
A
A

BANJIR kerap membuat warga kesal karena dapat menghambat aktivitas. Genangan air yang kotor menyebabkan orang-orang malas untuk bepergian. Tetapi tampaknya hal ini tidak berlaku di Kota Venesia, Italia.

Venesia dilanda banjir pada Jumat, 5 November 2021. Air setinggi di atas mata kaki memaksa masyarakat lokal dan wisatawan untuk mengenakan sepatu bot saat mereka mengarungi alun-alun St. Mark yang terkenal.

Banjir yang melanda Venesia tidak menghentikan masyarakat untuk melakukan kegiatannya di luar. Sebuah klip yang beredar di TikTok menunjukkan orang-orang masih menjelajahi kota paling terkenal di negeri pizza itu.

Baca juga: Penjara Terbengkalai Ini Siap Disulap Jadi Objek Wisata di Italia

Banjir Venezia

(Warga Venesia selfie di tengah banjir, Foto: Reuters)

Dalam klip yang dibagikan oleh akun @liangyue3 warga terlihat bersantai sambil menikmati kopi di kafe depan St. Mark's Square. Sementara yang lain tampak berpose di alun-alun di depan Basilika St Mark.

Pemandangan yang unik ini menjadi sorotan warganet di media sosial, dengan banyak yang mengomentari kejernihan air banjir di sana.

Baca juga: Kapal Pesiar Besar Dilarang Melintasi Venesia Mulai 1 Agustus

"Kenapa bisa airnya tidak berwarna coklat," kata warganet yang terheran-heran.

"Kalau di Indonesia airnya butek aja kaki kadang masih nyeker 😁👍," tulis warganet asal Indonesia.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement