Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Indonesia Bisa Umrah Lagi, Kemenkes Persiapkan 6 Hal Ini

Siska Permata Sari , Jurnalis-Minggu, 10 Oktober 2021 |13:06 WIB
Jamaah Indonesia Bisa Umrah Lagi, Kemenkes Persiapkan 6 Hal Ini
Ilustrasi (Foto : The Arab Weekly)
A
A
A

SEBENTAR lagi, calon jamaah Indonesia dapat kembali menunaikan ibadah umrah. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi kaum Muslim di Indonesia yang sudah rindu Tanah Suci ataupun yang gagal melakukan ibadah umrah dan haji di tahun 2020-2021 lantaran adanya pandemi global Covid-19.

Demi mewujudkan hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI membeberkan segala persiapannya sebelum memberangkatkan jamaah Indonesia ke Tanah Suci.

Jamaah Umrah

“Fokus utama Kementerian Kesehatan tetap penaggulangan Covid-19, dan secara simultan kita melakukan upaya untuk persiapan haji dan umrah,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (10/10/2021).

Dia mengatakan, dengan perkembangan penaggulangan Covid-19 di Indonesia yang cukup baik, maka itu menjadi kunci utama agar Pemerintah Arab Saudi dapat menerima kembali jamaah haji dan umrah dari Indonesia.

Baca Juga : Kemenag: Tanggal Umrah Jamaah Indonesia Merujuk Tren Kasus Covid-19

Sedikitnya, ada enam persiapan yang saat ini tengah dilakukan Kementerian Kesehatan. Pertama, yaitu menjaga agar kondisi Covid-19 di Indonesia terus terkendali, karena mengingat sampai saat ini dunia masih dalam kondisi pandemi.

“Kedua, akselerasi vakasinasi, termasuk di dalamnya bagi jamaah. Kemudian, penyiapan sertifikat vaksinasi, karena vaksinasi dan sertifikatnya merupkan syarat utama bisa masuk ke Saudi,” ujarnya.

Selain itu, Kemenkes juga menyiapkan skenario karantina bagi jamaah, termasuk kemungkinan opsi satu pintu untuk tahap awal pemberangakatan dan pembelajaran umrah di saat pandemi. Lebih lanjut, yaitu kewajiban menjalani test PCR bagi calon jamaah Indonesia, baik sebelum keberangkatn maupun pasca kembali ke Tanah Air.

“Dan tentunya protokol kesehatan yang ketat bagi jamaah,” kata dia.

Tak sampai di situ, saat ini pihaknya juga tengah mempersiapkan kemungkinan adanya penggunaan bersama aplikasi PeduliLindungi dengan aplikasi sejenis milik Arab Saudi yakni Tawakkalna.

“Vaksinasi dan faktor kesehatan adalah hal prinsip, karena ini regulasi Saudi. Semua jamaah wajib sudah dilakukan vaksinasi dan dalam kondisi sehat saat dilakukan pemeriksaan sebelum pemberangkatan,” kata Budi Sylvana.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement