PASIEN Covid-19 memang harus berjuang cukup lama untuk lepas dari virus ini. Belum lagi ketika sembuh mereka masih menghadapi sederet efek samping pasca-terserang Covid-19.
Fenomena yang kerap dikenal dengan Long Covid ini memang memiliki cukup banyak gejala, seperti kehilangan indra penciuman, paru-paru yang mengalami flek dan salah satunya adalah Brain Fog.
Brain Fog adalah kondisi saat seseorang mengalami penurunan fungsi kognitif pada otak yang tejadi pada orang yang mengalami Long Covid. Jika masalah ini dibiarkan, maka akibatnya akan memperburuk masalah kesehatan.
Merangkum darin laman Instagram Bidang Koordinasi Relawan @satgas.relawan, Senin (30/8/2021), ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu Brain Fog. Beberapa di antaranya adalah:
1. Stres
Dapat membuat otak lelah yang menjadikan kita lebih sulit berpikir, bernalar, dan fokus.
2. Kualitas tidur yang buruk
Kondisi ini dapat mengganggu fungsi otak dan dapat menyebabkan konsentrasi buruk hingga pikiran keruh.
3. Perubahan hormon progesteron dan estrogen
Kondisi ini dapat memengaruhi memori dan menyebabkan gangguan kognitif jangka pendek.
4. Pola makan yang buruk hingga kekurangan vitamin B12
Pada saat mengalami kondisi ini, seseorang berpotensi mengalami Brain Fog.
5. Kondisi medis
Penyebab lain Brain Fog adalah kondisi medis yang terkait peradangan, kelelahan, atau perubahan kadar glukosa darah.
Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengindari Brain Fog adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat, olahraga ringan, berpikir positif, dan istirahat serta tidur yang cukup.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.