Belum lama ini beredar informasi yang tersebar di media sosial WhatsApp yang mengabarkan adanya 10 dokter meninggal karena Covid-19 dalam waktu 24 jam. Mereka disebut meninggal dunia meski sudah disuntik vaksin Covid-19. Lantas apakah kabar tersebut fakta atau hanya hoax belaka?
Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (10/5/2021), mencoba menjelaskan tentang kabar yang menjadi viral tersebut. Mereka secara resmi menyatakan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

“Kesepuluh dokter tersebut memang benar meninggal dunia karena Covid-19, namun tidak meninggal bersamaan dalam kurun waktu 24 jam,” tulis unggahan akun Instagram KPCPEN.
Baca Juga : Heboh Foto Amanda Manopo 'Hamil' Tersebar, Netizen Makin Happy
Lebih lanjut, keterangan tersebut menulis bahwa para dokter tersebut wafat pada September dan Desember 2020, sebelum program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Indonesia. Unggahan tersebut juga menjelaskan bahwa masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati agar tidak termakan kabar hoax yang sering beredar di masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting,” tulis unggahan tersebut.
Cek kebenaran sebuah informasi dengan:
1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin
(Helmi Ade Saputra)