Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bolehkan Ibu Melahirkan yang Positif Covid-19 Berinteraksi dengan Bayinya?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 04 Februari 2021 |05:00 WIB
Bolehkan Ibu Melahirkan yang Positif Covid-19 Berinteraksi dengan Bayinya?
Ibu usai melahirkan (Foto: Science News)
A
A
A

Tak sedikit ibu baru melahirkan yang didiagnosis positif Covid-19. Akibatnya dia sulit untuk bertemu dengan sang buah hati. Padahal situasi tersebut sangat penting sebab seorang ibu yang baru saja melahirkan wajib menyusui anaknya.

Alhasil banyak masyarakat yang bertanya, bolehkah ibu yang baru melahirkan dan positif Covid-19 tetap melakukan kontak fisik dengan bayinya?

 ibu baru melahirkan

Merangkum dari Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), ibu baru melahirkan yang positif Covid-19 masih boleh melakukan kontak fisik dengan bayinya, selama menerapkan protokol kesehatan.

Anak sebaiknya mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) segera setelah dilahirkan (Inisiasi Menyusu Dini). Meski demikian protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat selama berinteraksi dengan bayi. Berikut prosedur yang harus dilakukan:

1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah berkontak fisik dengan bayi.

2. Menjaga kebersihan permukaan benda-benda yang ada.

3. Mengenakan masker medis selama berkontak fisik dengan sang bayi.

Selain itu ibu melahirkan yang positif Covid-19 juga harus mendapatkan dukungan dari orang-orang sekitarnya. Sebab ada tiga kewajiban penting yang perlu dilakukan, yakni:

1. Menyusui dengan aman.

2. Melakukan kontak ke kulit (Skin to skin) dengan bayinya.

3. Berbagi ruang dengan bayinya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement