Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Takut Divaksin Covid-19, Ini Pesan Para Tenaga Kesehatan

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |19:11 WIB
Jangan Takut Divaksin Covid-19, Ini Pesan Para Tenaga Kesehatan
Vaksin Covid-19 (Foto: Freepik)
A
A
A

Pemerintah resmi memulai pemberian vaksin Covid-19 tahap pertama di Istana Merdeka sejak 13 Januari 2021. Vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan (Tenkes) yang dianggap berisiko tinggi terinfeksi Covid-19.

Saat ini proses vaksinasi sedang berjalan dan ditargetkan semua tenaga kesehatan yang ada di Tanah Air mendapatkan jatah vaksin secara merata. Sayangnya masih banyak masyarakat yang merasa khawatir dan takut untuk divaksin.

 Vaksin Covid-19

Merangkum dari laman Instagram resmi Kemenkes @kemenkes_ri, Selasa (19/1/2021), sejumlah dokter pun memberikan pandangannya masing-masing tentang manfaat vaksin di masa pandemi Covid-19. Hal ini bertujuan agar masyarakat menjadi tidak ragu maupun takut lagi untuk divaksin.

“Vaksin itu upaya kita memerangi Covid-19. Dengan ikut serta divaksinasi sebagai tenaga kesehatan, berarti kita mendukung pemerintah untuk mengatasi masalah Covid-19 ini,” terang Dokter Spesialis Patologi Klinik RSCM, dr. Merci Pasaribu, Sp. PK.

Senada dengan dr. Merci, Radiografer QRR RSCM, Datu Euphratadhi Pradana juga sepakat dengan manfaat vaksinasi. Terlebih ia adalah salah satu tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi masalah Covid-19 di Tanah Air.

“Ini adalah bagian kita memerangi Covid-19. Jadi vaksin ini membantu kita tenaga kesehatan untuk mendapatkan kekebalan. Saya lebih tenang dalam melayani saudara kita yang terkena Covid-19,” terang Datu.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement