Batu Love Garden destinasi wisata anyar di Kota Batu. Baru beroperasi beberapa pekan lalu, objek wisata baru ini sudah diserbu wisatawan.
Objek wisata yang berada di Jalan Raya Pandanrejo ini menambah destinasi baru di Kota Batu. Di musim liburan akhir tahun, tempat ini jadi tempat refreshing banyak wisatawan.
Direktur Utama (Dirut) Batu Love Garden (Baloga) Isa Mei Wahyuni mengakui, sejak dibuka pada 19 Desember 2020 rata-rata pengunjung masih berada di kisaran ratusan.
"Kami baru buka untuk umum pada 19 Desember 202 lalu, setiap harinya kurang lebih ada 150-200 wisatawan yang berkunjung. Ada yang dari lokal sini, ada yang luar kota," ucap Isa Mei.
Baca Juga: Gisel Akui Bikin Video Porno, Ini Sejumlah Destinasi Wisata Pernah Dikunjunginya

Menurutnya, jumlah pengunjung ini tergolong cukup banyak mengingat tempat wisata yang dikelola Jatim Park Grup ini belum sepenuhnya selesai.
"Saat ini kami masih trial. Masih belum sepenuhnya selesai, pembangunan masih 80 persen," katanya.
Namun meski baru ujicoba pembukaan Baloga, Isa mengatakan tak main-main dalam pemenuhan aspek protokol kesehatan. Kondisi pandemi Covid-19, apalagi Kota Batu mengalami kenaikan cukup signifikan membuat membatasi kapasitas pengunjung. Setiap pengunjung yang masuk juga dilakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan.
"Kita batasi tidak lebih dari 500 pengunjung demi menetapkan jaga jarak di dalam area wisata. Kemarin saat kita buka juga harus ada Satgas Covid-19, jadi ya kita bentuk. Penyediaan sarana cuci tangan, hand sanitizer, stiker untuk mengingatkan jaga jarak dan memakai masker juga wajib ada," tuturnya.
Isa menambahkan, desain tempat wisata yang didominasi ruang terbuka atau outdoor juga menjadi keuntungan tersendiri. Menurutnya, dengan konsep outdoor menjadikan intensitas terkena sinar matahari jadi lebih meningkat dan dapat meningkatkan imunitas tubuh. Apalagi lokasi Baloga yang berada di ketinggian dengan udara segarnya.
Baca Juga: Malioboro Tetap Buka Malam Tahun Baru 2021, tapi Lalinnya Dibuat Begini
"Kita konsep lebih banyak outdoornya supaya bisa berjalan-jalan keliling terkena sinar matahari, bisa menghirup udara segar, apalagi menikmati aneka bunga. Itu baik bagi kesehatan harapannya imun meningkat dan bisa terhindar dari penyakit," bebernya.
Dari pantauan Okezone di lokasi, memang wisata ini banyak mengonsep dengan ruang terbuka dan taman bunga. Selain itu, hampir setiap saat pengelola wisata menginformasikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di dalam area Baloga.
Seorang wisatawan asal Trenggalek Endah Kurniawati mengungkapkan pemenuhan standar protokol kesehatan di Baloga, menjadikannya nyaman dan merasa aman.
"Karena situasi pandemi Covid-19 begini memang mau tidak mau protokol kesehatan itu harus dijalankan. Tadi masuk sini juga dicek suhu tubuh, wajib masker. Di dalam tempat wisata juga banyak disediakan tempat cuci tangan dan sanitizer. Saya kira itu cukup membuat nyamanlah," jelasnya.
Baca Juga: India Perpanjang Penangguhan Penerbangan dari Inggris
Terpisah Marketing and Public Relation Manager Jatim Park Grup Titik S. Ariyanti mengatakan, ujicoba operasionalnya Baloga diharapkan mampu mengkantrol kenaikan angka wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.
"Kami masih sosialisasi dan pengenalan untuk Baloga ini ke masyarakat, ini juga salah satu ikon. Semoga bisa menaikkan jumlah wisatawan yang datang," tukas Titik.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.