Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malioboro Tetap Buka Malam Tahun Baru 2021, tapi Lalinnya Dibuat Begini

Antara , Jurnalis-Kamis, 31 Desember 2020 |02:40 WIB
Malioboro Tetap Buka Malam Tahun Baru 2021, tapi Lalinnya Dibuat Begini
Suasana keramaian di kawasan Malioboro, Yogyakarta (Antara)
A
A
A

PEMERINTAH Kota Yogyakarta menyatakan tidak akan melakukan penutupan total untuk lalu lintas yang akan masuk ke Malioboro pada malam Tahun Baru 2021, tetapi menerapkan manajemen buka tutup lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Lalu lintas di Malioboro tidak akan ditutup. Tetapi lebih ke pengaturan buka tutup lalu lintas secara situasional,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Yogyakarta Tutup 30 Destinasi Wisata Malam Tahun Baru 2021

Menurut dia, penutupan lalu lintas di Jalan Malioboro atau pengalihan arus kendaraan akan dilakukan jika lalu lintas di ruas utama tempat tujuan wisata di Kota Yogyakarta tersebut mengalami kemacetan.

“Kalau lalu lintasnya penuh, ya akan ditutup sementara sampai lancar lagi baru dibuka. Ini ditujukan untuk membatasi akses masyarakat ke Malioboro,” katanya.

Selama libur akhir tahun, larangan kendaraan bermotor masuk ke Jalan Malioboro pada pukul 18.00-21.00 WIB dicabut sementara hingga 3 Januari 2021.

Dan pada malam pergantian tahun 2020-2021 seluruh tempat usaha di kawasan Malioboro diimbau untuk menutup usahanya pada pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Kunjungan Wisatawan di Malioboro Membeludak, Batasan Per Zona Sulit Diterapkan

Sedangkan bagi masyarakat yang menikmati Malioboro dari pedestrian, Haryadi menegaskan tetap mematuhi protokol kesehatan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Yang paling sulit adalah menghindari kerumunan. Di dalam kerumunan biasanya ada saja orang yang tidak memakai masker atau memakai masker tetapi tidak benar, sulit mencuci tangan dan yang pasti sulit jaga jarak,” katanya.

Salah satu upaya untuk menghindari kerumunan di kawasan Malioboro dilakukan dengan pemasangan pagar pembatas di area Titik Nol Kilometer dan sekeliling Tugu.

“Tetapi, kami tetap menerjunkan petugas dari Satpol PP dibantu TNI dan kepolisian untuk memastikan tidak ada kerumunan. Jika ada kerumunan, maka akan dicairkan,” katanya.

Ia kemudian menyarankan agar masyarakat lebih baik merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga di rumah.

“Untuk hotel, tetap bisa membuat pesta perayaan pergantian tahun tetapi hanya diikuti oleh tamu hotel saja tidak boleh ada orang dari luar,” katanya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement