Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BCL Tes Swab Sendiri, Dokter Relawan Covid-19: Berpotensi Timbulkan Hasil Negatif Palsu

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 10 Desember 2020 |20:24 WIB
BCL Tes Swab Sendiri, Dokter Relawan Covid-19: Berpotensi Timbulkan Hasil Negatif Palsu
Ilustrasi alat tes swab. (Foto: HVesna/Pixabay)
A
A
A

TES swab sendiri di rumah mendadak viral. Hal ini setelah adanya unggahan dari penyanyi Vidi Aldiano yang menunjukkan dirinya sedang di-swab test oleh Bunga Citra Lestari (BCL).

Tentunya hal tersebut memicu pertanyaan netizen yang melihatnya. Banyak yang menanyakan apakah melakukan tes swab sendiri di rumah bisa memperoleh hasil yang tepat dan akurat.

Baca juga: Heboh Bunga Citra Lestari Tes Swab Sendiri, Amankah? Ini Kata Penelitian 

Menjawab hal ini Dokter Relawan Covid-19, dr Muhammad Fajri Adda'I, mengatakan sensitivitas dan efektivitas tes tergantung dari jumlah viral load (kisaran partikel virus). Viral load ini berpengaruh terhadap sampel yang diambil seseorang.

Vidi Aldiano dites swab oleh BCL. (Foto: Instagram Stories Vidi Aldiano)

"Pada saat viral load-nya sedikit, maka sensitivitasnya bisa berkurang, atau bahkan sampai 0. Kalau dites pake Polymerase Chain Reaction (PCR) kan akan keluar CT Value, nanti angkanya akan jauh berkurang. Semakin tinggi angkanya maka semakin dikit kumannya. Begitu juga sebaliknya," terang dr Fajri saat dihubungi Okezone, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: BCL Tes Swab Mandiri, Boleh atau Tidak? Dokter Relawan Covid-19 Ingatkan Ini 

Lebih lanjut kondisi ini tentu berhubungan dengan pemeriksaan mandiri di rumah. Sebab kalau sampel yang diambil viral load-nya sedikit, maka interpretasinya juga akan salah. Selain itu, teknik membaca interpretasi dari alat tes juga tidak bisa sembarangan. Sebab, suatu alat membutuhkan waktu untuk memberikan hasil.

"Misalnya nih tergantung mereknya, tergantung device-nya. Apakah ada standardisasi merek? Apalagi bila dipakai sendiri. Itu belinya di mana? Kalau impor, beli dari online atau beli dari luar apakah ada standardisasinya?" tambah dr Fajri.

Akibat standarnya yang masih belum jelas, dr Fajri khawatir apabila nantinya pemeriksaan secara mandiri menimbulkan hasil negatif palsu yang cukup tinggi.

Negatif palsu itu adalah hasil negatif tapi sebenarnya orang tersebut positif covid-19, tapi diinterpretasikan negatif.

Baca juga: Bunga Citra Lestari Tes Swab Mandiri, Ini Risiko dan Bahayanya 

Tes swab. (Foto: Nypost)

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement