PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana menjadikan kawasan sekitar Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Seman bagian Timur.
Pembangunan KEK tersebut saat ini sedang dalam tahap pembahasan dan proses kajian. KEK sendiri akan melibatkan dua wilayah yakni Kalurahan Maguwoharjo, Depok dan Wedomartani, Ngemplak.
Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT), Sleman Arjunandir mengatakan, pembangunan KEK tersebut, sebagai solusi tidak diperbolehkannya mendirikan kawasan industri dengan keterbatasan ruang.
Baca juga: Libur Panjang, Taman Nasional Baluran Diserbu Wisatawan
Alasan memilih membangun KEK di wilayah Maguwoharjo dan Wedomartani karena sudah ada embrio di dua kalurahan tersebut. KEK sendiri akan diarahkan kepada KEK pariwisata.
"Di sana sudah embrio, yaiitu Jogja Bay, Stadion Maguwoharjo dan candi Gebang serta didukung embung Tambakboyo. Jadi sudah ada keramaian,” kata Arjunadir belum lama ini.
Ia menjelaskan, untuk rencana pembangunan sendiri sedang dilakukan pembahasan dan kajian lebih lanjut.
Termasuk harus menyiapkan peraturan desa karena menggunakan tanah kas desa. Sebab, terdapat tanah Kementerian Pertanian yang juga perlu dibebaskan.
“Selain membangun KEK di Sleman bagian timur, Pemkab Sleman juga telah menyiapkan pembagunan Zona Aneka Industri Terintegrasi yang ada di Sleman bagian barat, tepatnya di daerah Sidoagung, Godean,” tuntasnya.
(Rizka Diputra)