Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabar Baik, Ajak Anak Gowes Turunkan Risiko Obesitas saat Pandemi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2020 |14:31 WIB
Kabar Baik, Ajak Anak Gowes Turunkan Risiko Obesitas saat Pandemi
Gowes sepeda turunkan risiko obesitas (Foto : Okezone)
A
A
A

Perilaku kebanyakan anak selama pandemi antara lain sibuk dengan urusannya di ponsel, malas bergerak, lebih suka nonton televisi menyaksikan siaran kesukaannya, atau ngemil. Kebiasaan ini ternyata memiliki risiko kesehatan untuk si anak.

Ya, aktivitas-aktivitas di rumah aja itu meningkatan risiko obesitas pada anak. "Gabungan kebiasaan tersebut tentunya akan meningkatkan risiko obesitas pada anak," papar Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah-Puri Indah dr Cynthia Rindang Kusumaningtyas, SpA, dalam keterangan resminya.

Untuk meminimalisir risiko tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua, misalnya dengan biasakan si anak mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang dengan jumlah secukupnya serta menghindari kudapan berkalori tinggi. Lalu, pastikan si anak minum air putih dengan jumlah cukup. "Ajak si anak menyukai sayur dan buah setiap hari agar dia cepat merasa kenyang dengan makanan yang sehat," sambungnya.

Gowes Sepeda

Untuk mengatasi si anak sibuk dengan dunianya sendiri di ponsel atau televisi, saran dr Cynthia, Anda sebagai orangtua harus membuat kesepakatan jadwal bersama keluarga untuk mengurangi waktu menonton televisi atau main video games.

"Anda juga perlu mengganti kebiasaan itu dengan aktivitas fisik seperti ajak si kecil jalan pagi atau main sepeda dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tuturnya.

Dokter Cynthia menjelaskan, jika Anda berencana untuk ajak si kecil gowes, maka durasi yang diberikan itu sekitar 60 menit jika dia usianya sudah besar. "Untuk anak di atas usia 3 tahun, tentunya membutuhkan olahraga dengan intensitas lebih tinggi berdurasi 60 menit dalam satu hari seperti main petak umpet, naik sepeda, hiking, menari, atau berlari," papar dia.

Tapi, kalau si anak berusia di bawah 5 tahun, aktivitas fisik yang disarankan sebatas jalan santai di taman atau pekarangan rumah. "Aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan di taman, bermain pasir (jika ada), membantu menyiram tanaman dengan total 180 menit sehari akan menjadi alternatif kegiatan yang menyenangkan bagi anak," tambah dr Cynthia.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement