Kasus klaster keluarga belakangan semakin meningkat. Perlu diketahui, banyak benda-benda di rumah yang menjadi sumber penularan Covid-19.
Dijelaskan Dokter Spesialis Paru RSU Adhyaksa dr Ahmad Muslim Nazaruddin, SpP FERS, selain droplet dan airborne, sentuhan tangan juga dapat menjadi perantara transmisi virus. Gagang pintu, permukaan furniture, sakelar listrik, remote TV, handphone, atau tembok rumah bisa menjadi sumber penularan virus.
“Khusus dinding atau tembok, virus korona dapat bertahan hidup dalam kisaran 2 jam hingga 9 hari. Hal tersebut bergantung pada suhu, kelembapan, dan paparan sinar matahari hingga sirkulasi udara pada ruangan,” kata Dokter Ahmad lewat keterangan resminya, Jumat (9/10/2020).

Penularan Covid-19 dapat terjadi ketika droplet berisikan virus dikeluarkan melalui batuk ataupun bersin dari penderita Covid-19. Jika kemudian tersentuh, lalu tangan tersebut memegang mata, hidung, atau mulut, maka virus akan masuk ke saluran tubuh.
"Proses penularan ini semakin cepat dan mungkin terjadi karena Covid-19 dikonfirmasi dapat bertahan lama di udara (airborne),” jelasnya
Baca Juga : IDI: Klaster Demo Akan Picu Lonjakan Kasus Covid-19
Sementara itu, CEO (Decorative Paints) Jon Tan menambahkan, cat tembok juga memengaruhi kesehatan keluarga. Agar aman dari ancaman virus, Anda bisa menggunakan cat dengan teknologi ion.
"Cat silver ion misalnya diformulasikan secara khusus sebagai antivirus dan antibakteri dan daya antimikroba efektif dalam melawan sumber penyakit," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.