PANDEMI virus corona atau Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan virus yang sudah memakan ratusan ribu korban jiwa itu dapat menular melalui airborne. Alhasil masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati agar tidak terserang penyakit ini.
Melihat hal tersebut, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Departemen Pulmonologi, Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR, mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 melalui udara memang benar adanya.
“CDC beberapa hari yang lalu menyatakan itu ada. WHO sebenarnya telah membuat statement bahwa penyebaran Covid-19 melalui udara memungkinkan asal di ruangan tertutup dan ventilasi yang kurang baik,” terang dr. Agus, dalam Konferensi Pers Rokok di Era Pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020).
Kemampuan virus SARS CoV2 menyebar melalui udara membuat munculnya klaster baru yang ada di perkotaan. Salah satunya klaster perkantoran yang menyumbang cukup banyak angka positif Covid-19.
“Jadi perkantoran harus dijaga ventilasinya dengan baik. Sehingga ada arus aliran udara supaya jika ada mikrodroplet bisa langsung keluar. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di dalam kantor juga harus diperhatikan,” lanjutnya.

Baca juga: Perokok 14 Kali Lebih Besar Alami Kematian Akibat Covid-19
Dokter Agus juga menegaskan bahwa saat ini banyak karyawan perkantoran yang membuka masker saat berada di kantor. Tentunya hal ini bisa mempercepat penyebaran virus terlebih pada ruangan ber-AC.
Untuk mengatasi risiko tersebut, dr. Agus pun memberikan beberapa pesan yang bisa dilakukan para karyawan untuk mencegah penularan Covid-19 di kantor.
“Bisa juga menggunakan air purifier yang menggunakan hepafilter, ini bisa mengurangi risiko bukan menghilangkan. Kalau bisa jangan makan di restoran atau ruangan tertutup, terus menghindari pertemuan offline saat berada di kantor,” tuntasnya.
(Ahmad Luthfi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.