Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan bakal melarang pasien Covid-19 isolasi mandiri. Menurutnya, hal tersebut malah menciptakan klaster baru yaitu klaster rumah tangga. Kalau sudah begitu, angka kasusnya akan terus bertambah dan semakin sulit untuk dikendalikan.
Dalam keterangan resminya, Anies Baswedan menjelaskan kalau pihaknya tengah menggodok regulasi larangan isolasi mandiri tersebut bagi pasien konfirmasi Covid-19. Nantinya, isolasi pasien corona menjadi tanggung jawan pemerintah dengan tujuan agar lebih efektif memutus mata rantau penyebaran Covid-19.
Larangan isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19 menurut Anies jelas, karena tidak sedikit pasien positif yang memilih isolasi mandiri tapi mereka tidak mengerti sepenuhnya soal protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Kurangnya edukasi terkait hal tersebut yang malah menyebabkan virus corona menyebar antaranggota keluarga.
Karena itu, Anies sangat ingin mengeluarkan regulasi terkait larangan isolasi mandiri tersebut, tapi tetap bertanggung jawab dengan menyediakan layanan perawatan pasien positif di fasilitas kesehatan pemerintah. "Insya Allah cara ini bisa memutus rantai penyebaran," katanya belum lama ini.

Sebelumnya, Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Tri Miko Wahyono menegaskan bahwa tingginya kasus positif di DKI Jakarta salah satunya karena isolasi mandiri. Ya, dalam prakteknya, isolasi mandiri tidak dijalankan dengan baik dan itu yang membuat virus malah menyebar ke orang terdekat pasien.
Baca Juga : Maria Vania Selfie di Kamar Mandi, Netizen Langsung Minta Diculik!
Karena itu, Miko berharap agar pemerintah DKI Jakarta memiliki peraturan yang jelas bagi pasien isolasi mandiri. Dengan begitu, pasien teredukasi juga apa yang harus dia lakukan saat isolasi mandiri, pun anggota keluarga atau orang lain yang menetap bersama si pasien.
Sementara itu, menurut laporan National Health Service Amerika Serikat, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan pasien positif Covid-19 saat memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri. Ini menjadi sangat penting agar Anda tidak menjadi penyebar virus mematikan ke keluarga Anda sendiri.
Hal pertama adalah Anda dilarang menerima tamu ke rumah. Bagaimana pun, tubuh Anda memiliki virus SARS-CoV2 yang bisa saja masuk ke tubuh orang lain yang berkunjung ke rumah Anda. Jadi, ada baiknya Anda membatasi atau bahkan menolak kunjungan tamu.
Poin penting lainnya adalah Anda tidak boleh kemana-mana selama 14 hari, baik itu ke kantor, sekolah, bahkan ke ruang publik. Malah, disarankan untuk sama sekali tidak keluar rumah sekalipun alasannya Anda ingin cari makan. Sangat disarakan membeli makanan atau minuman via online order.
Karena Anda tidak boleh kemana-mana, tapi Anda tetap harus menjaga kebugaran tubuh, sangat disarankan tetap berolahraga ringan di dalam rumah. Dengan berolahraga, Anda tidak hanya mendapat kebugaran tubuh tapi juga bisa menghibur diri karena hormon endorfin keluar saat Anda berolahraga.

Lebih lanjut, menurut Mayo Clinic, memang pada dasarnya keputusan untuk isolasi mandiri ada di tangan pasien, walau ada ikut campur keputusan dokter. Maksudnya adalah dokter akan merekomendasikan Anda untuk isolasi mandiri di rumah ketika hasil tes Covid-19 Anda positif tapi gejala yang timbul sangat ringan bahkan tidak ada.
Beda cerita jika Anda dinyatakan positif Covid-19 tapi gejala yang timbul sangat membahayakan bahkan membuat Anda sakit parah, maka dokter pastinya akan merawat Anda di ruang isolasi khusus di rumah sakit.
Nah, terkait dengan isolasi mandiri yang benar di rumah, diterangkan di sana kalau Anda wajib menggunakan masker meski di rumah. Lalu, Anda pun harus menjauh dari orang rumah pun hewan peliharaan. Dilarang menggunakan alat makan yang sama.
Lalu, jika memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi terpisah dari anggota keluarga yang sehat. Jika kondisi kesehatan Anda semakin buruk, jangan ragu untuk kontak fasilitas kesehatan untuk mendapat tindakan perawatan lebih lanjut. "Petunjuk ini bisa membantu meminimalisir penyebaran virus corona di tengah masyarakat," terang laman tersebut.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.