Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ridwan Kamil dan 150 Relawan Lain Jalani Uji Klinis Vaksin Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 25 Agustus 2020 |13:07 WIB
Ridwan Kamil dan 150 Relawan Lain Jalani Uji Klinis Vaksin Covid-19
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Kapolda Jawa Barat, Rudy Sufahriadi serta Pangdam 3 Siliwangi, Nugroho Budi Wiryanto akan menjalani uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda Bandung.

Sebelum menjalani uji klinis vaksin Covid-19, ketiga pejabat pemerintahan ini harus menjalani serangkaian tes kesehatan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa ketiganya dalam kondisi sehat dan layak untuk menerima vaksin yang akan diberikan.

Menurut penelusuran iNews, Selasa (25/8/2020), adapun beberapa tes kesehatan yang harus dilakukan ketiganya, mulai dari pemeriksaan fisik, swab tes dan skrining Covid-19. Jika hasil tes negatif, maka tahapan selanjutnya akan dilakukan rapid test dan imunisasi pada Jumat 28 Agustus 2020.

Ridwan kamil

Keikutsertaan para pejabat pemerintahan dalam uji coba vaksin Covid-19 ini bertujuan untuk meyakinkan masyarakat bahwa uji klinis vaksin dilakukan secara ilmiah. Diharapkan masyarakat nantinya tidak takut dan khawatir untuk diimunisasi apabila uji klinis ini berhasil dan dilakukan vaksinasi secara massal.

“Sekira 25 subjek jadi sekitar 150 lah diperkirakan untuk dilakukan skrining dulu. Kalau memang lolos dalam skrining maka Jumatnya akan dilakukan imunisasi. Tes yang dilakukan adalah swab tes menggunakan PCR,” terang Manager Lapangan Penelitian Uji Klinis Covid-29 FK Unpad, dr. Eddy Fadliana.

Sekadar informasi, selain tiga pejabat, hari ini ada relawan lainnya juga akan menjalani uji klinis vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di enam lokasi yang sudah ditentukan. Adapun pelaksanaan uji vaksin tersebut, akan dilakukan pada pukul 13.00 waktu setempat.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement