Pandemi Covid-19 secara tidak langsung telah membuat perilaku wisatawan berubah. Bila sebelumnya destinasi-destinasi jarak jauh sangat diminati, ke depannya diprediksi bahwa wisatawan cenderung lebih memilih destinasi jarak dekat.
Dalam hal ini, Co-Founder & Chief Marketing Office tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan, akan terjadi fenomena yang dia sebut dengan istilah local driving distance.

"Kita sudah monitor setiap hari, demand dari wisatawan di negara-negara yang sudah recover seperti apa. Ternyata berubah. Banyak wisatawan yang lebih memilih local driving distance," kata Gaery dalam peluncuran program BEKUP bersama Kementerian Pariwisat dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (7/7/2020).
Secara spesifik, Gaery mengatakan, fenomena local driving distance merupakan perubahan minat wisatawan dalam mengunjungi objek atau destinasi di era new normal.
Local driving distance artinya, objek wisata yang akan diminati adalah tempat-tempat yang dapat ditempuh menggunakan tranportasi darat berdurasi singkat. Setidaknya 1-2 jam perjalanan.
Contohnya daerah Bogor, Jawa Barat yang kini mulai diminati oleh wisatawan-wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.
"Trennya sekarang kebalik. Tapi dampaknya cukup positif bagi perkembangan pariwisata kita. Jadi kalau dulu banyak destinasi yang gak dilirik wisatawan lokal, sekarang jadi happening. Seperti objek-objek wisata alam di Bogor itu kan ramai lagi sekarang," kata Gaery.
Baca juga: Luna Maya Kepincut 3 Curug Indah di Bogor, Wajahnya Girang Banget
"Nah, tren local driving distance ini kebanyakan di Kota-kota besar di Indonesia. Dan sekarang sudah marak dilakukan di luar negeri seperti di China dan Australia. Jadi ke depannya memang lebih fokus domestik sama staycation," tutupnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.