Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

New Normal ala Kebun Binatang di Solo, Setiap Sesi Dibatasi 500 Orang Pengunjung

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2020 |18:53 WIB
 New Normal ala Kebun Binatang di Solo, Setiap Sesi Dibatasi 500 Orang Pengunjung
Kebun binatang era new normal (Foto: Bramantyo?Okezone)
A
A
A

Kebun Binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, dijadwalkan kembali dibuka untuk umum pekan depan. Sebelum dibuka untuk umum, rencanannya, Walikota FX Hadi Rudyatmo berencana menggelar gladi bersih kebun binatang kebanggaan warga Solo pada Kamis (18/6/2020).

Menjelang gladi bersih kembali dibukanya Kebun Binatang TSTJ, pihak pengelola kebun binatang melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan antara lain dilakukan di sejumlah area publik TSTJ. Mulai dari loket parkir, loket pembelian karcis, besi antrian masuk pengunjung, hingga area bermain anak-anak yang ada di kebun binatang.Termasuk kandang hewan itu pun tak luput dari penyemprotan.

 kebun binatang

Selain dilakukan penyemprotan disinfektan, pihak pengelola TSTJ itupun menempatkan dua kota semprot disinfektan di depan pintu masuk. Termasuk melatih para petugas TSTJ agar cekatan menggunakan alat pengukur suhu tubuh.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo kepada Bimo Wahyu Widodo mengatakan protokol kesehatan dan protokol observasi 90 persen seluruhnya sudah siap.

 

"Terutama untuk bilik disinfektan, penanda jarak kepada masing-masing pengunjung, penyemprotan diarea-area taman satwa Taru Jurug, termasuk pengarahan pada karyawan terkait new normal pun sudah siap,"papar Bimo, Kamis (18/6/2020).

Menurut Bimo berbeda saat kondisi normal, di masa pandemi ini ada tiga tiket program yang diterapkan TSTJ. Pertama, tiket yang sudah dibeli di muka bisa digunakan.

Kedua, pengunjung bisa membeli tiket secara online, dan langkah ketiga bagi yang belum membeli tiket, bisa membeli langsung di loket pembelian dan akan dilayani dengan cara E-Ticketing.

Baca juga: Ternyata Virus Corona di Indonesia Miliki Perbedaan dengan yang di Wuhan

"Kami rencananya buka dua periode, mulai jam 9.00 WIB hingga jam 12.00 WIB. Dan jam 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Termasuk hari Sabtu dan Minggu jam sama. Kecuali hari Jumat, kami tidak menerima pengunjung. Untuk hari itu memberi kesempatan pada karyawan untuk libur,"paparnya.

Selain membagi jam buka, pihak pengelola juga membatasi jumlah pengunjung. Dimana, setiap sesi, jumlah pengunjung dibatasi hanya 500 orang pengunjung.

"Jadi jam 9.00 WIB sampai jam 12.00 WIB dibatasi hanya 500 orang. Begitu pula sesi berikutnya. Kalau ada yang mau menambah jam kunjungan, kami sarankan untuk datang kembali di hari berikutnya,"pungkasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement