PERNAHKAH Anda mencoba membuat sampah sachet kemasan minuman atau mie instan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia? Nah, di Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day (WED) ini Okezone membuktikan bahwa sampah tersebut bisa berguna loh.
Jika selama ini Anda beranggapan kalau sampah kemasan hanya diolah menjadi produk fashion, seperti tas, dompet, atau vas bunga, maka Rebricks mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih berguna.
Home industry ini mengubahnya menjadi material building, produk pertama yang diluncukan adalah paving block. Paving block atau conblock, adalah salah satu bahan bangunan yang menjadi alternatif sebagai bahan penutup permukaan tanah
Proses yang panjang sampai akhirnya produk ini ada di pasaran. Dijelaskan salah satu founder Rebricks, Tan Novita, butuh waktu satu tahun sampai akhirnya paving block ramah lingkungan itu tercipta.
Rintangan demi rintangan pun mereka hadapi, termasuk urusan mencari kemasan plastik sachet yang ternyata tak ada harganya di masyarakat.
"Tantangan kami pertama-tama, adalah mengumpulkan sampah tersebut karena bank sampah dan pengepul tidak ada yang mempunyainya," cerita Novi kepada Okezone.
Jadi, saat Novi tahu bahwa pengepul sampah ataupun bank sampah tak ada yang mengumpulkan sachet plastik sachet, Novi dan founder Rebricks lainnya, Ovy Sabrina, terpacu untuk mengolahnya.
"Jadilah, kami berdua cari sendiri sampahnya ke warung-warung mie instan sama ke warkop sekitaran rumah. Bener-bener door-to-door ngambilin sampah dari warung mereka," tambah dia.